Home / Kota Ambon / Uncategorized

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:47 WIB

Terindikasi MBG Beracun, Walikota Ambon Turun Tangan

Oplus_131072

Oplus_131072

Ambon, PT-  Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon tidak mengelola secara langsung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menjadi perhatian publik menyusul dugaan makanan tidak layak konsumsi di salah satu sekolah di Kota Ambon.

Program MBG tersebut berada di bawah kewenangan Badan Gizi Nasional melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersama yayasan yang telah ditunjuk.

Penegasan ini disampaikan Walikota Ambon, Selasa (3/3/2026) usai kegiatan Pasar Murah, di Kawasan Wara, Negeri Batu Merah.

“Perlu diluruskan, Pemkot tidak mengelola MBG. Itu langsung oleh Badan Gizi Nasional lewat SPPG yang dibentuk,” tegasnya.

Baca Juga  Hadirkan Pelayanan Publik yang Optimal, Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi Untuk tingkatkan Kepatuhan Masyarakat

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul berbagai keluhan masyarakat terkait variasi menu hingga kualitas makanan dalam program MBG.

Meski bukan pengelola langsung, Pemkot Ambon tetap mengambil langkah cepat dengan mengundang perwakilan Badan Gizi Nasional wilayah Maluku, SPPG, serta yayasan pengelola untuk mengikuti rapat evaluasi.

Rapat tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa (3/3/2026) pukul 14.00 WIT.

Langkah ini diambil sebagai respons atas masukan masyarakat, terutama terkait dugaan makanan MBG yang tidak layak konsumsi serta kurangnya variasi menu.

Menurut Wattimena, program MBG merupakan kebijakan nasional yang bertujuan meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Karena itu, pelaksanaannya harus dilakukan secara serius dan konsisten.

Baca Juga  Perjuangkan Nasib Tenaga Kontrak, PJ. Walikota Ambon Sambangi BKN Pusat

“Program ini bagus. Jangan sampai jadi tidak bagus karena pengelolaannya tidak benar,” ujarnya.

Ia menegaskan evaluasi dilakukan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan pelaksanaan program tetap sesuai standar dan tujuan awal.

Ia berharap, pengelola program dapat segera memperbaiki kekurangan yang ada serta menjaga kualitas pelayanan. Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan program nasional tersebut tidak mencoreng kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Yang kita mau hanya satu, program ini berjalan baik dan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” tutupnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

SADALI TANDATANGANI KESEPAKATAN BERSAMA PERGURUAN TINGGI SE-MALUKU

Kota Ambon

Gubernur & Wagub Ikuti Pelantikan Pengurus Wilayah MES Maluku dan Pembukaan Gerak Syariah Tahun 2025

Economy

Sidak Lembaga Penyalur di Ambon, Pertamina Pastikan Penyaluran Mitan Berjalan Normal

Uncategorized

LGJI Amboina 2025 Berjalan Sukses, Panitia Apresiasi Dukungan Semua Pihak

DPRD Kota Ambon

Komisi III DPRD Ambon Soroti Realisasi PAD dan Retribusi Sampah, Minta Kewenangan Penagihan Diperjelas

Uncategorized

Evaluasi Kinerja Dinas Sosial Kota Ambon Tahun 2025, Slarmanat :  Refleksi, Apresiasi, dan Harapan ke Depan

Uncategorized

UNESCO Tunjuk Direktur AMO Koordinator Regional Kota Musik Se-Asia Pasific

Uncategorized

Kota Ambon Pemasok Siswa Terbanyak Ke SMA Siwalima