Home / Uncategorized

Senin, 23 Desember 2024 - 12:59 WIB

Telusuri Napak Tilas Leluhur, Keluarga Sangur Kumpul dan Gelar Syukuran Bersama Keluarga Koyamfak Wulurat

Elat, Pusartimur.com – Keluarga besar Sangur baik berdomisili di Watsin Bombay dan di Kei Kecil mereka berkumpul di Ohoi Wulurat dan menggelar syukuran bersama keluarga besar Koyamfak di Wulurat Kecamatan Kei Besar Kabupaten Maluku Tenggara, Jumat (20/12-2024)

Diawali Misa Kudus yang dipimpin Pastor Paroki Elat RD Yopi Sarli, kemudian dilanjutkan dengan acara seremonial. Kepala Ohoi Wulurat Denis Sarkol dalam sambutannya mengatakan kedatangan Keluarga Sangur di Kei Besar ini awalnya mereka dari Tamedan tiba di Bombay
” Saya mengapresiasi langkah yang dilakukan keluarga Sangur ini, moyang mereka tinggal di kampung tua mereka di Tamedan, mereka tiba di Bombay dan sekarang tinggal di Wulurat, cara yang bagus, ini perlu diketahui dan dipahami generasi muda, ” pungkas Kepo Denis

Baca Juga  BESOK, GUBERNUR DAN WAGUB MALUKU TERPILIH DILANTIK PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO

Sementara Bpk. Jhon Moryaan selaku Tuan Tanah mengatakan, Keluarga Sangur datang dari Bombay tinggal bersama keluarga besar Koyamfak (Moryaan, Morwarin, Sarkol dan Rahangiar) di Wulurat sejak ratusan tahun lalu. Sebagai Tuan Tanah John berharap kegiatan seperti ini kedepan perlu ditingkatkan dan terus dilestarikan dari generasi ke generasi

” Sangur dari Bombay datang tinggal di Wulurat sudah ratusan tahun, bergabung dengan Koyamfak (Moryaan, Morwarin, Sarkol dan Rahangiar) di Woma El Walob Bailnganu, kegiatan hari ini lanjut Jhon menjadi tanda, Sangur di Bombay dan di Watsin sama juga Sangur di Wulurat begitupun sebaliknya, saya harap kegiatan seperti ini perlu dilestarikan,  ”  harap Jhon

Baca Juga  Mata Rumah Nunumete Somasi Badan Saniri Negeri Hative Besar

Pada kesempatan yang sama salah satu Tokoh Pemuda Sangur Jhon Bosko Sangur dalam sambutannya mengatakan, tujuan kegiatan menghimpun keluarga Sangur ini untuk menyatukan semua keluarga Sangur yang terpencar di mana-mana.

Bosko Sangur mengingatkan jangan mengenal keluarga hanya pada momen suka juga duka, tapi setiap kesempatan harus saling mengunjungi.

” Tujuan kegiatan ini untuk menyatukan semua keluarga (Sangur) yang terpencar di mana-mana, jangan hanya kita kumpul saat suka duka. Sangur menyebar di mana-mana kata Bosko karena perkawinan. Lanjut Bosko sebagai tali persaudaraan kita saling bergandengan tangan untuk melihat segala persoalan yang dihadapi oleh keluarga besar Sangur kedepan, ” imbuhnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

SBAM Life Festive Ke- 2 Hadir di Ambon: Workout, Pound, dan Hiburan Seru dalam Satu Event

Uncategorized

Panitia Sidang Sinode ke-39 Gelar Doa Pergumulan

Uncategorized

Hikmah Takbiran Idul Fitri 1446 H di Kota Ambon, Wakano :  Himbauan Tokoh Agama untuk Perayaan yang Hikmat

Uncategorized

Wujudkan Ambon Manis, Inklusif, Toleran dan Berkelanjutan, Pemkot Gelar FKP RPJMD 2025-2029

Uncategorized

PKB Ambon  Lapor Lukman ke Pihak Kepolisian

Uncategorized

Ramang-Ramang, Surga Tersembunyi di Maros dengan Pesona Sungai di Tengah Pohon Nipa

Uncategorized

Bandara Pattimura Ambon –  Balai Kekarantinaan Kesehatan Gelar Sosialisasi Waspada Cacar Monyet

Economy

Bank Indonesia Luncurkan Laporan Perekonomian Indonesia 2025