Ambon, PT – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui program Sarana Informasi Mobil Literasi dan Edukasi Keuangan (SIMOLEK). Program ini hadir sebagai layanan edukasi bergerak yang memberikan informasi, konsultasi, serta pemahaman mengenai pengelolaan keuangan kepada masyarakat secara langsung.
Melalui kegiatan bertajuk SIMOLEK Baronda, OJK Maluku menyasar berbagai lapisan masyarakat di sejumlah titik strategis untuk meningkatkan pemahaman tentang produk dan layanan jasa keuangan yang aman, legal, dan bermanfaat. Dalam layanan tersebut, masyarakat dapat memperoleh edukasi terkait pengelolaan keuangan, konsultasi layanan keuangan, hingga informasi mengenai Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Seperti terlihat dalam kegiatan yang diunggah melalui media sosial resmi OJK Maluku, petugas memberikan edukasi dan konsultasi langsung kepada warga. Kehadiran SIMOLEK menjadi salah satu upaya OJK dalam mendekatkan akses informasi keuangan kepada masyarakat, sehingga mereka dapat lebih cerdas dan bijak dalam mengambil keputusan finansial.
Kepala OJK Maluku, Haramin Billady, Sabtu (30/5/2026) menegaskan bahwa program SIMOLEK Baronda merupakan bagian dari komitmen OJK untuk memastikan informasi keuangan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok yang selama ini memiliki akses terbatas terhadap edukasi keuangan.
Program ini juga sejalan dengan berbagai upaya OJK dalam meningkatkan tingkat literasi dan inklusi keuangan di Maluku. Edukasi yang berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan formal sekaligus melindungi mereka dari risiko investasi ilegal maupun pinjaman online ilegal.
Melalui SIMOLEK Baronda, OJK Maluku berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya perencanaan dan pengelolaan keuangan yang sehat demi mewujudkan kesejahteraan ekonomi yang berkelanjutan. (PT)









