Home / Economy

Kamis, 20 November 2025 - 19:48 WIB

Dorong Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Jasa Raharja Lakukan Pembinaan dan Evaluasi GCG di Kanwil NTT

Jakarta,  PT- Jasa Raharja terus memperkuat komitmennya dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance – GCG) dan manajemen risiko yang efektif.

Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Kantor Wilayah dan Site Visit Assessment GCG di Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), dipimpin langsung oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Raharja Harwan Muldidarmawan yang didampingi oleh Mas Achmad Daniri, Ahli Tata Kelola Perusahaan.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 10 November 2026 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara kantor pusat dan unit wilayah dalam menumbuhkan budaya kepatuhan, integritas, dan akuntabilitas di seluruh perusahaan.

Harwan menegaskan bahwa implementasi prinsip GCG merupakan fondasi utama dalam menciptakan tata kelola yang transparan dan berkelanjutan.

“Budaya kepatuhan harus tumbuh dari kesadaran bersama, bukan karena tuntutan regulasi. Kepatuhan dan integritas adalah nilai yang perlu hidup dalam setiap proses bisnis agar kepercayaan publik terhadap Jasa Raharja semakin kuat,” ujar Harwan.

Baca Juga  Bank Indonesia Maluku Tingkatkan Produktivitas Petani Padi SBB, Hasil Panen Naik hingga 8 Ton per Hektare

Sebagai pelaksana program Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpangb(DPWKP) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), Jasa Raharja memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan publik yang berkeadilan, cepat, dan transparan.

Oleh karena itu, setiap proses bisnis di lingkungan perusahaan harus berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip GCG, yaitu transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran (fairness).

Melalui site visit assessment GCG di Kanwil NTT, tim Direktorat Kepatuhan dan Manajemen Risiko melakukan evaluasi langsung terhadap penerapan tata kelola, mulai dari keselarasan kebijakan hingga praktik di lapangan. Hasil asesmen ini diharapkan dapat memberikan gambaran objektif mengenai tingkat kepatuhan, qsekaligus mengidentifikasi potensi perbaikan dalam tata kelola perusahaan.

“Selain menilai kepatuhan terhadap standar GCG, dalam proses asesmen ini kami juga meneguhkan komitmen untuk terus memperbaiki diri. Hasil evaluasi akan menjadi dasar bagi transformasi sistem manajemen risiko yang lebih adaptif dan berkelanjutan,” jelas Harwan.

Baca Juga  Peringati Hari Statistik Nasional 2026, Sekda Maluku Buka Gebyar Penguatan Literasi Sensus Ekonomi 

Sejalan dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang kewajiban penilaian GCG, Jasa Raharja berupaya mempertahankan dan meningkatkan capaian skor GCG yang selama ini telah berada pada kategori

“Sangat Baik.” Upaya ini mencerminkan keseriusan perusahaan dalam memastikan seluruh proses operasional berjalan dengan berlandaskan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Selain pembinaan dan asesmen, kegiatan di Kupang ini juga menjadi wadah untuk mempererat koordinasi serta menyamakan persepsi antara jajaran kantor pusat dan wilayah.

Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat penerapan manajemen risiko yang konsisten dan terukur, guna menjaga keberlangsungan layanan kepada masyarakat.

Jasa Raharja terus bertransformasi menjadi perusahaan yang adaptif dan tangguh dalam menghadapi tantangan. Dengan budaya kepatuhan yang kuat dan tata kelola yang sehat, perusahaan diyakini mampu menjaga kepercayaan publik serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan negara. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Lindayati, Perajin Tenun Asal Makassar yang Menjaga Warisan Budaya Lewat Karya Bernilai Tinggi

Economy

Sidak Lembaga Penyalur di Ambon, Pertamina Pastikan Penyaluran Mitan Berjalan Normal

Economy

OJK MALUKU LUNCURKAN “DESAKU CAKAP KEUANGAN” DI NEGERI TIAL

Economy

Kuota Tiket Kapal Gratis Mudik Lebaran 2026 di Maluku Naik Hingga 40 Persen

Economy

PEMERIKSAAN KESEHATAN UNTUK PENGGUNA JASA BANDARA

Economy

Pemkot Ambon Raih Penghargaan Financial Literacy Award 2026 dari OJK RI

Economy

Pastikan Hak Korban Terpenuhi, Seluruh Ahli Waris Korban Meninggal Dunia Kecelakaan KRL 

Economy

Jasa Raharja Selenggarakan Acara “Ngobrol Keselamatan”, Ajak Pakar Transportasi serta Perwakilan Kementerian dan Lembaga Bahas Program Indonesia Menuju Zero ODOL