Home / Economy

Senin, 7 Oktober 2024 - 09:21 WIB

September 2024, Maluku Alami Deflasi

Ambon, Pusartimur.com- Realisasi gabungan kabupaten/kota Provinsi Maluku mengalami deflasi padaSeptember 2024.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistikangka realisasi gabungan kabupaten/kota IHK di Maluku mengalami deflasi-0,07% (mtm).

Inflasi gabungan kabupaten/kota di Provinsi Malukuterdeflasi tidak sedalam realisasi nasional sebesar -0,12% (mtm). Secara spasial, deflasi bersumber dari Kota Ambon sebesar -0,35% (mtm) dan Kota Tual sebesar -0,37% (mtm), Sedangkan Kabupaten Maluku Tengahtercatat inflasi sebesar 0,44% (mtm).

Demikian Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Rawindra Adriansah dalam rilis yang diterima media di Ambon, Senin (7/10/2024).

Realisasi di Maluku yang terdeflasi, utamanya didorong olehrealisasi kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang terkendali. Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau terdeflasisebesar-0,18% (mtm).

Realisasi deflasi utamanya bersumber dari komoditas hortikultura, antara lain: cabai rawit, tomat, dan cabai merah dengan andil masing-masing sebesar -0,12% (andil, mtm), -0,09% (andil, mtm), dan -0,08 (andil, mtm).

Baca Juga  Dorong Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Jasa Raharja Lakukan Pembinaan dan Evaluasi GCG di Kanwil NTT

Penurunan harga pada komoditas hortikultura terjadi di tengah berlangsungnya panen, terutama pada petani yang berlokasi di Kab. Malteng.

Selain itu, daerah pemasok luar Provinsi Maluku, yaitu Provinsi Sulawesi Selatan turut mengalami periode panen, sehingga pasokan komoditas hortikultura meningkat.

Kelompok Transportasi turut mendorong deflasidi Maluku. Kelompok Transportasi tercatat deflasi sebesar -0,45% (mtm) yang utamanya dipengaruhi oleh bensindengan andil sebesar -0,08 (andil, mtm).

Penyesuaian harga BBM non-subsidi yang terjadi pada bulan September berdampak pada deflasi kelompok transportasi.

Namun demikian, deflasi pada kelompok transportasi tertahan oleh tarif angkutan udara yang menglami inflasi dengan andil sebesar 0,10% (andil, mtm). Peningkatan kunjungan di Maluku dinilai seiring dengan berbagai event dan persiapan pilkada serentak meningkatkan tekanan harga tarif angkutan udara.

Secara tahunan, pada September 2024, tekanan inflasi gabungan kabupaten/kota IHK di Provinsi Malukutetap terkendali dan melandai.

Baca Juga  Pertamina Apresiasi Pengawasan Subsidi di Jayapura dan Manokwari

Inflasi tahunan September 2024 tercatat sebesar 1,79% (yoy), menurundibandingkan bulan sebelumnya sebesar2,58%(yoy). Tingkat inflasi tersebut lebih rendah dibandingkan inflasi Nasional sebesar 1,84% (yoy).

Lebih lanjut,tingkat inflasi gabungan kota di Provinsi Maluku masih berada dalam rentang sasaran inflasi Nasional tahun 2024yang ditetapkan pada rentang 2,5+1% (yoy).

Realisasi yang terjadi di Maluku pada September 2024 seiringpengautan sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk terusmelaksanakan berbagai program stetegis yang insentif guna memitigasi terjadinya inflasi, khususnya pada Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau.

Adapun, beragam upaya pengendalian inflasi yang dilakukan, antara lain: pasar murah/gerakan pangan murah/operasi pasar dan subsidi langsung ke pedagang yang terus didorong untuk memastikan keterjangkauan harga terutama komoditas perikanan dan hortikultura, selain itu dilakukan juga implementasi greenhouse dan hidroponik pada Pondok Pesantren Al-Muuluk dan Al Anshor untuk pengembangan produksi hortikultura. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Perkuat Service dan Safety

Economy

Indosat Ooredoo Hutchison Resmikan AI Experience Center di Jayapura, Hadirkan Manfaat Nyata 

Economy

PERINGATI HARI ANAK NASIONAL 2026, OJK MALUKU AJAK ANAK CERDAS  FINANSIAL DAN LINDUNGI ANAK DARI BAHAYA KEJAHATAN KEUANGAN

Economy

Pemkot Ambon dan BPOM Pastikan Takjil Bebas Boraks dan Formalin

Economy

Jasa Raharja dan Forkopimda Provinsi Maluku Tinjau Posko PAM Idul Fitri 1446 H

Economy

CSR Pertamina AFT Babullah Kembali Adakan Sekolah Lapangan Konservasi Penyu 

Economy

OJK Maluku Gencarkan Literasi dan Inklusi Keuangan di SBB

Economy

Direktur AMO : SoG Jadi Pembahasan Penting di DGF 2024