Home / Kota Ambon

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Selano Tegaskan Gaji 13 ASN Pemkot Ambon Sudah Dibayar, TPP Mengacu pada Regulasi dan Kinerja

AMBON, PT  – Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ambon, Jopie Selano, M.Si., menegaskan bahwa pembayaran gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Ambon telah selesai dilakukan sesuai ketentuan pemerintah pusat.

Penegasan tersebut disampaikan Selano kepada wartawan saat memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai pembayaran gaji ke-13, usai mengikuti rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 di Kantor DPRD Kota Ambon, Jumat (31/7/2026).

“Informasi itu tidak benar, karena seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Ambon telah menerima gaji ke-13 Tahun 2026 sejak bulan lalu,” tegas Selano.

Ia mengatakan, apabila masih terdapat ASN, khususnya tenaga guru, yang mengaku belum menerima gaji ke-13, maka hal tersebut perlu dikonfirmasi kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang menangani administrasi pembayaran gaji.

Baca Juga  Kota Ambon Dukung Penuh Operasional Koperasi Desa Merah Putih 

Terkait Tunjangan Penambahan Penghasilan (TPP), Selano menjelaskan bahwa pembayaran dilakukan berdasarkan regulasi yang berlaku di Pemerintah Kota Ambon serta disesuaikan dengan capaian kinerja masing-masing ASN.

“Untuk TPP ASN Tahun 2026 memang terdapat perubahan. Hal itu diatur melalui regulasi Pemerintah Kota Ambon dan disesuaikan dengan kinerja setiap ASN,” ujarnya.

Menurut Selano, pada Tahun 2025 pembayaran TPP dilakukan hingga 100 persen sesuai ukuran kinerja. Namun, pada Tahun 2026 terjadi penyesuaian sebagai dampak kondisi penerimaan pendapatan daerah.

“Kalau tahun 2025 ASN menerima TPP misalnya Rp3 juta, maka pada tahun 2026 bisa menjadi sekitar Rp1,5 juta. Penyesuaian itu dilakukan sesuai regulasi Pemerintah Kota Ambon,” jelasnya.

Baca Juga  Kuasa Hukum Bodewin Wattimena Laporkan Dugaan Hoaks dan Fitnah ke Polda Maluku

Ia menambahkan, TPP bukan merupakan hak yang wajib dibayarkan secara tetap, melainkan tunjangan berbasis kinerja yang pencairannya harus memenuhi persyaratan administrasi sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kalau ada keterlambatan pembayaran TPP, itu merupakan hal yang wajar karena harus melalui mekanisme dan regulasi yang telah ditetapkan,” katanya.

Selano menjelaskan bahwa keterlambatan pembayaran TPP dapat terjadi apabila dokumen administrasi dan laporan kinerja ASN belum diinput oleh OPD masing-masing ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk diverifikasi sebelum diteruskan ke BPKAD sebagai dasar proses pembayaran.

“Oleh karena itu, apabila terjadi keterlambatan pembayaran TPP, masyarakat maupun ASN tidak perlu khawatir karena pembayaran akan dilakukan setelah seluruh persyaratan administrasi sesuai regulasi telah dipenuhi,” pungkasnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Mendikdasmen: Inisiatif Jasa Raharja dan Korlantas Polri dalam Pendidikan Lalu Lintas

Kota Ambon

SMP Negeri 19 Ambon Bekali Pengurus OSIS dengan Kepemimpinan, Etika, dan Pengendalian Stres

Kota Ambon

Kajati Maluku Laksanakan Upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci Di TMP Nasional Kapahaha

Kota Ambon

PT API Bandara Pattimura Ambon Bagikan Sembako Gratis Sambut Nataru

Kota Ambon

Wali Kota Ambon Luruskan Maksud Pernyataan Terkait Ajakan Menjaga Keamanan Kota

Kota Ambon

IKASSI Ambon Gelar Buka Puasa dan Tarawih Berjamaah, Perkuat Silaturahmi Anak Negeri Siri Sori

DPRD Kota Ambon

Pemkot – DPRD Ambon Setujui Tiga Ranperda Untuk Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial

Economy

Tingkatkan Perlindungan Lakalantas di Maluku, Siloam Hospital Kolaborasi Bersama Jasa Raharja Gelar Media Gathering