Home / Kota Ambon

Senin, 1 Desember 2025 - 15:15 WIB

Santa Claus Festival Ambon Jadi Ruang Ekonomi Kreatif dan Penguatan Toleransi

Oplus_131072

Oplus_131072

Ambon, PT- Pemerintah Kota Ambon melalui  Dinas Pariwisata Kota Ambon menggelar Santa Claus Festival 2025  dengan konsep baru yang lebih inklusif dan berdampak bagi masyarakat.

Tidak hanya menampilkan Opa Santa dan ikon-ikon Natal, festival ini kini dikembangkan sebagai ruang besar bagi komunitas UMKM, komunitas musik, serta pelaku ekonomi kreatif di Kota Ambon.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon, Christian Tukloy pada pelaksanaan Santa Claus Festival di Lapangan Pattimura Park, Senin (01/12/2025).

Menurutnya, transformasi konsep festival ini sejalan dengan visi Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dan Wakil Wali Kota Ely Toisutta dalam memperkuat Ambon sebagai Kota Musik sekaligus mewujudkan Ambon sebagai kota yang toleran dan inklusif.

Ia menjelaskan,  meski Santa Claus Festival berangkat dari tradisi umat Kristen, Pemerintah Kota Ambon ingin memastikan bahwa kegiatan serupa juga akan hadir pada momen keagamaan lainnya.

Baca Juga  Pemkot - DPRD Ambon Setujui Tiga Ranperda Untuk Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial

“Menjelang Ramadan nanti, kita akan bikin Festival Ramadan dan kegiatan lainnya. Ini bagian dari upaya merajut kebersamaan dan memperkuat toleransi antarumat beragama di Ambon,” jelasnya.

Perubahan konsep menuju ekonomi kreatif mendapat sambutan luar biasa dari pelaku UMKM. Dalam waktu hanya satu hari pendaftaran online, tercatat 169 UMKM mendaftar, belum termasuk pendaftar melalui WhatsApp. Total pendaftar mencapai lebih dari 200 UMKM.

Untuk menjaga kualitas dan keragaman produk, Dinas Pariwisata melakukan kurasi ketat, dan akhirnya memilih sekitar 70 UMKM terbaik untuk tampil dalam festival.

Agar UMKM benar-benar mendapatkan keuntungan, panitia menerapkan sistem belanja dulu baru dapat kupon, bukan undian gratis seperti biasanya.

“Kalau hanya datang cabut kupon tanpa belanja, tidak ada dampak bagi UMKM. Pemerintah sudah memfasilitasi tempat, tapi tanpa transaksi pelaku usaha bisa rugi,” tegas Tukloy.

Baca Juga  Tahun Baru Imlek 2025 di Maluku dan Maluku Utara: Harapan Kedamaian, Kesejahteraan, dan Keadilan

Kupon yang diperoleh pengunjung dapat ditukarkan dengan berbagai fasilitas, termasuk foto booth 360° gratis, serta kesempatan memenangkan sejumlah door prize.

Ia berharap, Santa Claus Festival dapat ditetapkan sebagai event tahunan dalam kalender resmi Pemerintah Kota Ambon.

“Harapannya, dalam lima tahun ini festival ini bisa menjadi kegiatan tahunan. Jadi mulai awal tahun kita sudah menyiapkan konsep dan teknis pelaksanaan,” ujarnya.

Festival yang melibatkan puluhan UMKM, seniman, dan berbagai komunitas ini diharapkan terus berkembang menjadi salah satu event unggulan yang mampu: Menggerakkan sektor ekonomi kreatif, Memperkuat Ambon sebagai Kota Musik, Menumbuhkan toleransi antarumat beragama, Menjadi ruang ekspresi budaya dan kreativitas masyarakat.

Santa Claus Festival Ambon bukan hanya perayaan natal, tetapi wadah kolaborasi yang mempererat hubungan sosial dan meningkatkan kesejahteraan pelaku ekonomi lokal. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

PJ GUBERNUR MALUKU PIMPIN RAPAT PERSIAPAN KUNKER WAPRES GIBRAN RAKABUMING RAKA

Kota Ambon

Sekkot Buka Dialog Publik MILAD Ke-32,MPW Pemuda ICMI Provinsi Maluku

Kota Ambon

Bakti Kesehatan Dalam Rangka HUT Ke-68 PIA Ardhya Garini Tahun 2024 Di Lanud Pattimura

Kota Ambon

PENYIDIK PIDSUS KEJATI MALUKU, RESMI TAHAN 2 TERSANGKA KASUS KORUPSI TALUD PENGENDALIAN BANJIR DI KABUPATEN BURU

Economy

Ambon City of Music Raih Predikat “EXCELLENT” dalam Pelaporan UNESCO  UCCN

Kota Ambon

Walikota Ambon Apresiasi Aksi Damai Mahasiswa: Bukti Meningkatnya Iklim Demokrasi di Kota Ambon

Kota Ambon

Wali Kota Ambon: Sinergi Pusat-Daerah Vital di Rakornas Nasional

Kota Ambon

KEJATI MALUKU LAKUKAN PENCEGAHAN KEKERASAN TERHADAP ANAK DI TELUK AMBON