Ambon, PT- Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menyampaikan sekapur sirih dalam acara peletakan batu penjuru pembangunan Gereja Jangkar Iman Jemaat GPM Rehoboth Klasis Pulau Ambon.
Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja sama yang baik antara Pemerintah Kota Ambon dan Gereja Protestan Maluku (GPM) dalam proses pembangunan tersebut.
“Proses hibah tanah untuk pembangunan gereja ini telah dilakukan sejak tahun 2023. Pemerintah Kota Ambon telah memberikan lahan seluas 650 meter persegi untuk pembangunan Kristiani Center. Kami berharap pembangunan gereja ini dapat meningkatkan kualitas spiritualitas dan mentalitas warga kota Ambon,” ujar Walikota Bodewin Wattimena.
Ia menambahkan, kehadiran Gereja Jangkar Iman diharapkan menjadi pusat pelayanan rohani yang membawa dampak positif bagi masyarakat dan menjadi simbol toleransi serta keharmonisan di Kota Ambon.
“Saya berharap Jemaat GPM Rehoboth dapat melayani dengan baik dan menjadi teladan bagi masyarakat dalam membangun semangat toleransi dan kebersamaan. Gereja ini diharapkan menjadi pusat pelayanan dan pemberitaan Injil yang memberi berkat bagi kota ini,” lanjutnya.
Walikota juga mengingatkan bahwa proses pembangunan rumah ibadah tidak lepas dari tantangan. Namun, dengan semangat gotong royong dan kerja sama lintas pihak, ia optimistis pembangunan gereja dapat berjalan dengan baik.
“Saya berdoa kiranya Tuhan memberkati proses pembangunan gereja ini dan memberkati Kota Ambon dengan damai dan harmonis,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM), Pdt. Elifas Maspaitella, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon, TNI, dan Polri atas dukungan yang telah diberikan kepada GPM.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Ambon yang telah menghibahkan tanah untuk pembangunan Gereja Jangkar Iman. Pembangunan ini memiliki makna yang mendalam, sebagai simbol kekuatan spiritual dan komitmen GPM dalam melayani masyarakat,” tutur Pdt. Maspaitella.
Ia menegaskan bahwa kota Ambon dibangun di atas dasar doa, dan gereja merupakan simbol penting dari fondasi spiritual kota ini. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Sinode GPM juga menyampaikan selamat ulang tahun ke-80 kepada TNI, seraya berharap semangat TNI dapat menginspirasi masyarakat Ambon untuk terus menjaga kedamaian dan persatuan.
“Sinergi antara pemerintah, gereja, dan masyarakat adalah kunci dalam membangun kota Ambon yang damai dan harmonis,” tutupnya. (PT)










