Home / Kab.Kep.Aru

Selasa, 28 Mei 2024 - 17:39 WIB

Prioritaskan Lahan, Lanud Pattimura Ambon Ingin Sejahterakan Rakyat

Ambon, Pusartimur.com – Memprioritaskan lahan yang ada, Landasan Udara (Lanud) Pattimura Ambon ingin mensejahterakan rakyat di sekitarnya.

Komandan Lanud Pattimura, Kolonel Pnb Jhonson Henrico Simatupang mengakui, Secara umum permasalahan lahan bukan saja terjadi di TNI-AU tetapi juga hampir seluruh instansi militer yaitu TNI -POLRI.

“Kalau kita mengacu pada undang-undang yang sebenar-benarnya, tentu itu harus dilaksanakan sebaik-baiknya yaitu dengan pengosongan dan pembebasan lahan tersebut,” katanya kepada media di Ambon, Selasa (28/5/2024).

Namun, Ia berkata, pihaknya tidak bisa bekerja sendiri karena ada hubungannya dengan rakyat. Untuk itu, pemerintah pusat maupun daerah harus mempunyai rasa yang sama dalam hal kepemilikan rakyat.

Sementara, TNI- POLRI satuan yang ada dibawah itu juga rakyat, sehingga pemerintah harus bisa berdiri untuk mensejahterakan rakyatnya. Dengan itu, permasalahan terkait lahan yang terjadi bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya.

“Kita tidak mempunyai kepentingan pribadi karena semuanya untuk kepentingan negara. Kita tidak tahu 50 tahun yang akan datang, master plan dari Perkembangan Indonesia kedepan mau seperti apa. Yang pasti master plan perkembangan kedepan harus untuk pertahanan negara,”tuturnya.

Baca Juga  Atlet Lanud Pattimura Ambon Wakili Provinsi Maluku di Kejurnas Modern Pentathlon Indonesia 2024

Selain itu, Ia menambahkan, pihaknya berada disini untuk rakyat dan pemerintah, supaya tidak ada kepentingan pribadi.

“Kita berdiri disini untuk kepentingan negara, kita datang untuk membangun rakyat dan pemerintah. Dan pemerintah pun wajib membantu rakyatnya,” tukasnya.

Lanjutnya, saat ditanya soal kecakupan Lahan, Simatupang akui, sampai saat ini kawasan Lanud Pattimura memiliki 209 Hektar dan dipinjam oleh Angkasa Pura untuk bandara sekitar 150 Hektar.

“Kalau secara jumlah lahan yang ada masih sangat kurang, sedangkan kita masih butuh pembangunan Mes, perumahan. Karena, rencana kita kedepan itu adalah memperbesar Lanud Pattimura Ambon menjadi Tipe A yang sumber personilnya yang kurang lebih 800 orang karena harus Skuadron udara pesawat dan Skuadron Paskas (Pasukan Gerak Cepat) sebagai pertahanan pangkalan sehingga dengan lahan yang ada sekarang kita sangat kurang,” jelasnya.

Baca Juga  Pj. Walikota Ambon Resmikan Gedung Layanan Perpustakaan

Ia menjelaskan, Masih banyak lahan-lahan yang dikuasi oleh rakyat, dan harus diambil, sehingga apa yang akan dibuat oleh Lanud Pattimura dapat direncanakan secara baik.

“Kita dan pemerintah pusat maupun Mabes AU mau bergerak dalam hal pembangunan sangat sulit karena terkendala dengan lahan,” cetusnya.

Tak hanya itu, pihaknya secara regulasi telah membuatkan laporan dalam bentuk sosialisasi kepada rakyat, administrasi diajukan ke BPN, menyurati Pemerintah Kota dan Provinsi Maluku. Namun, sampai saat ini tidak ada tindak lanjut.

Disisi lain, Pihaknya berharap permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik, sehingga rakyat sekitar dapat dicerdaskan.

“Sebagai bukti Lanud Pattimura Ambon mempunyai 4 sekolah yakni TI, SD, SMP, SMA. Anak- anak kami hanya 10 orang tidak lebih dari itu tetapi jumlah siswa 800 orang yang di isi oleh rakyat -rakyat sekitar, “paparnya.

Kalau, kami berdiri sendiri sangat sulit karena harus dibantu oleh Pemerintah supaya semuanya bisa berjalan dengan bagus. (PT-01).

Share :

Baca Juga

Kab.Kep.Aru

Mail : Pengoperasian Kapal Nelayan dan TPI Harus Penuhi Standar

Kab.Kep.Aru

11 Program Prioritas Jadi Kebijakan Turaya Bangun SBB Bersama PKS

Kab.Kep.Aru

Integrated Terminal Wayame Jadi Contoh Program Kedaruratan Pengelolaan Limbah B3 & Non Limbah B3

Kab.Kep.Aru

AMBON, KOTA PERTAMA KUNJUNGAN BADAN KEAHLIAN DPR-RI

Kab.Kep.Aru

Pimpin Apel Perdana, Ini Penjelasan Pj.Walikota Ambon

Kab.Kep.Aru

Polsek Saparua Tertibkan Parkir Kendaraan Dan PKL

Kab.Kep.Aru

Jelang Idul Adha, Karyawan Hotel Santika Premiere Ambon Sumbang Dua Ekor Kambing

Kab.Kep.Aru

HARKITNAS KE-116, PLH. SEKDA TEGASKAN TRANSFORMASI DIGITAL, MENUJU INDONESIA EMAS 2045