Jakarta, Pusartimur.com- Keindahan pantai di Maluku, yang disertai dengan melimpahnya sumber daya alam, khususnya sektor perikanan, menjadi daya tarik utama bagi perekonomian daerah.
“Keindahan ini tidak hanya menciptakan kebahagiaan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan peluang besar untuk mengoptimalkan potensi ekonomi melalui pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan,” demikian Kepala OJK Provinsi Maluku, M. Andi Yusuf di Jakarta, Jumat 25 Januari 2025.
Dalam konteks ini, literasi keuangan menjadi penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam sektor ekonomi, khususnya pasar modal.
Sektor jasa keuangan, yang selama ini didominasi oleh perbankan dan asuransi, kini berkembang dengan adanya pasar modal yang menawarkan berbagai peluang investasi.
Meskipun secara keseluruhan pasar modal di Maluku masih dalam tahap berkembang dibandingkan dengan wilayah lain seperti Jawa atau Sumatra, pertumbuhannya cukup signifikan.
Saat ini, total investor pasar modal di Maluku mencapai sekitar 52.000 orang, dengan tingkat pertumbuhan mencapai 40-50% per tahun.
Dari sisi transaksi, meskipun nilai transaksi harian di Maluku belum mencapai angka triliunan rupiah seperti di wilayah lain, pertumbuhan aktivitas pasar modal di daerah ini menunjukkan potensi besar.
Dibandingkan dengan sektor perbankan, pertumbuhan pasar modal di Maluku telah mencapai ratusan persen dalam beberapa tahun terakhir.
Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah aktif mengadakan berbagai program literasi keuangan, termasuk bekerja sama dengan lembaga pendidikan seperti universitas dan sekolah menengah atas (SMA).
Saat ini, sudah ada lebih dari 10 SMA di Maluku yang mulai diperkenalkan dengan literasi pasar modal melalui program edukasi dan kurikulum khusus.
Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang investasi, membedakan antara menabung dan berinvestasi, serta membantu masyarakat memahami risiko dan manfaat berinvestasi di pasar modal. Edukasi ini diharapkan dapat mendorong masyarakat Maluku untuk menjadi investor yang cerdas dan ikut berperan dalam pertumbuhan ekonomi daerah.
Pasar modal memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, seperti:
1. Akses ke investasi dengan modal kecil – Saat ini, masyarakat dapat memulai investasi di pasar modal hanya dengan Rp100.000.
2. Potensi pertumbuhan ekonomi – Dengan berinvestasi, masyarakat turut membiayai pembangunan dan menikmati keuntungan seperti dividen dan capital gain.
3. Pilihan instrumen investasi beragam – Pasar modal menawarkan berbagai produk investasi seperti saham, obligasi, dan reksa dana yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan keuangan.
Kehadiran media dan pemerintah sangat penting dalam menyebarkan informasi tentang pasar modal. Dengan literasi keuangan yang lebih baik, masyarakat dapat lebih memahami manfaat investasi dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Maluku.
Mari bersama-sama meningkatkan literasi keuangan dan mendorong masyarakat Maluku untuk menjadi bagian dari pertumbuhan pasar modal Indonesia. Dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam dan sektor jasa keuangan, Maluku dapat semakin maju dan sejahtera. (PT)