Home / Headline

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:56 WIB

PNM Hadirkan Dampak Berantai bagi Lingkungan dan Ekonomi Pesisir di Hari Mangrove Sedunia 

Ambon,  PT – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program PNM Green Impact. Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, PNM bersama pemerintah daerah, komunitas lingkungan, masyarakat, serta nasabah binaannya berkolaborasi menanam 22.000 pohon mangrove secara serentak di 18 titik kawasan pesisir di Indonesia.

Baca Juga  Komisi II DPRD Maluku Desak Pertamina Tertibkan SPBU Kebun Cengkeh Ambon, Kemacetan Parah Dikeluhkan Warga

Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PNM. Sejak 2024 hingga 2026, PNM telah menanam 196.700 pohon mangrove di 58 lokasi di berbagai wilayah Indonesia sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

Perwakilan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Ambon dan Kepala Desa Waiheru mengapresiasi dukungan PT PNM.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kepedulian PNM terhadap lingkungan seperti penanaman mangrove ini, dengan adanya program seperti ini tidak hanya memberikan dampak lingkungan yang baik tapi juga memberikan dampak pada peningkatan ekonomi petani mangrove dan warga sekitar ,” ungkapnya.

Bagi PNM, menjaga lingkungan tidak dapat dipisahkan dari upaya pemberdayaan. Banyak nasabah PNM menjalankan usaha yang bergantung pada ekosistem pesisir, mulai dari perikanan, budidaya hasil laut, perdagangan, hingga usaha kuliner berbasis hasil tangkapan nelayan. Ketika abrasi dan kerusakan lingkungan mengancam kawasan pesisir, yang terdampak bukan hanya alam, tetapi juga keberlangsungan usaha dan penghidupan keluarga.

Pimpinan PT PNM Cabang Ambon, Sigit Evry Dayanto mengatakan bahwa pelestarian lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang diwujudkan melalui program PNM Green Impact.  

‘Melalui kegiatan ini, PNM ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Penanaman mangrove bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga menanam harapan bagi lingkungan yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan,’ ujar Sigit Evry Dayanto.

Selain melindungi pantai dari abrasi, intrusi air laut, dan gelombang ekstrem, mangrove juga menjadi habitat berbagai biota laut serta berperan penting dalam menyerap karbon. Karena itu, setiap pohon yang ditanam bukan hanya berkontribusi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga mendukung ketahanan ekonomi masyarakat yang hidup di kawasan pesisir.

Baca Juga  Jasa Raharja Perkuat Komitmen Pelayanan dan Koordinasi Antarinstansi Saat Tinjau Lokasi Evakuasi KM Tunu Pratama Jaya

Lebih dari itu, ekosistem mangrove membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, seperti pembibitan mangrove, ekowisata, budidaya perikanan ramah lingkungan, hingga pengolahan berbagai produk bernilai tambah. Potensi tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Melalui PNM Green Impact, PNM terus menegaskan bahwa pemberdayaan tidak hanya diwujudkan melalui akses pembiayaan dan pendampingan usaha, tetapi juga melalui upaya menjaga lingkungan sebagai fondasi tumbuhnya ekonomi masyarakat. (PT)

Share :

Baca Juga

Headline

Ilham Tauda : Dinas Pertanian Tidak Mengelola Pelaksanaan Anggaran BOS

Headline

Basarnas Tutup Operasi SAR Hari Kedua, Orang Hilang di Hutan Negeri Larike, Ditemukan Selamat

Headline

Alami Hipotermia, sesak nafas, dan cedera pergelangan kaki, tiga pendaki dari 13 orang pendaki berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan

Headline

Upah Tukang Rp21 Juta Belum Dibayar, CV Bintang Utama Disebut Bertanggung Jawab

Headline

Dirut PD Panca Karya Ikut Lomba Masak Nasi Goreng, Semarakkan HUT RI ke-81

Headline

Ketum DPP PJS Minta Janji Kapolri Usut Pengancaman Wartawan

Headline

Menyongsong HUT ke-67, SMAN 7 Maluku Tengah Gelar Lomba Lari 10 Kilometer di Saparua

Headline

PNM Dukung Pembiayaan Ekonomi Keluarga Prasejahtera di Maluku