Masohi, PT- Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat terus menjadi fokus PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
PNM Cabang Ambon menyelenggarakan kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar di Kabupaten Maluku Tengah dengan tema “Nasabah Berdaya, Ekonomi Daerah Berjaya”.
Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Maluku Tengah, Kepala OJK Provinsi Maluku, Kepala BPS Maluku Tengah, serta perwakilan perbankan dan lembaga keuangan lainnya ini menjadi langkah nyata PNM dalam memperkuat peran pengusaha ultra mikro, khususnya perempuan, sebagai penggerak ekonomi daerah.
Dalam kegiatan tersebut, PNM menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga menghadirkan pendampingan berkelanjutan bagi nasabah. Pemimpin Cabang PNM Ambon, Taufiq Marsuki, menyampaikan, “Ketika nasabah, khususnya ibu-ibu pengusaha, berdaya melalui akses pembiayaan dan pendampingan, maka dampaknya akan langsung dirasakan pada kesejahteraan keluarga dan ekonomi daerah.”
Melalui pendekatan ini, PNM terus mendorong nasabah agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan memiliki daya saing.
Hingga saat ini, PNM Cabang Ambon telah memberdayakan 21.731 nasabah di Kabupaten Maluku Tengah yang tergabung dalam 1.263 kelompok usaha melalui 8 unit Mekaar dan 1 unit ULaMM. PNM juga mendapatkan apresiasi dari Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, yang menyatakan, “Kami mengapresiasi peran PNM yang telah membantu masyarakat, terutama ibu-ibu, dalam mengembangkan usaha. Program seperti ini sangat penting untuk memperkuat ekonomi keluarga dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.”
Hal ini menunjukkan peran PNM yang sejalan dengan upaya peningkatan inklusi keuangan di daerah.
Melalui kegiatan PKU Akbar ini, PNM berharap para nasabah dapat terus meningkatkan kapasitas usaha dan memperkuat kemandirian ekonomi. Pemimpin Cabang PNM Ambon kembali menegaskan, “Kami tidak hanya membangun modal finansial, tetapi juga memperkuat modal intelektual dan sosial agar nasabah mampu mandiri dan berdaya saing.”
PNM berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk mendorong nasabah terus berinovasi dan menjaga kedisiplinan dalam mengembangkan usaha, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan bagi masyarakat dan perekonomian daerah. (PT)










