Home / Uncategorized

Senin, 1 Juli 2024 - 18:47 WIB

Dukung Pengembangan Wisata SBB, OJK Maluku Gelar Implementasi Inklusi Keuangan dan Business Matching

Piru, SBB- Upaya mendukung pengembangan Pariwisata di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku menggelar Implementasi Inklusi Keuangan dan Business Matching

Kegiatan ini tepatnya dilaksanakan bagi pelaku usaha sektor pariwisata di dua lokasi, yaitu Air Putri dan
Allang Asaude, Kabupaten SBB belum lama ini.

Kedua lokasi tersebut merupakan daerah prioritas pengembangan pariwisata Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten SBB dengan konsep Segitiga Saka Mese Nusa (Air Puteri Desa Kawa, Allang Asaude, dan Desa Manipa).

Implementasi kegiatan ini juga merupakan wujud dukungan OJK Maluku dalam Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia dan Bangga Buatan Indonesia yang telah diluncurkan oleh Pemda Provinsi Maluku pada tanggal 21 Juni 2024.

Kegiatan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten SBB, Kantor Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, dan PT. Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara bertujuan untuk memberikan akses yang lebih luas kepada pelaku usaha di sektor pariwisata terhadap berbagai produk dan layanan keuangan yang
dapat mendukung pengembangan usaha pariwisata.

Baca Juga  Jubir Pemkot Bantah Pakaian Dinas Pj Wali Kota Rp. 400 Juta

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, pelaku usaha pariwisata di Kawasan Air Putri dan Allang Asaude dapat lebih mudah mengakses layanan keuangan untuk mendukung perkembangan usaha mereka. Kerjasama antara Pemerintah
Kabupaten SBB, lembaga keuangan, dan pelaku usaha sangat penting dalam
menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” kata Pelaksana Harian Kepala OJK Provinsi Maluku, Novian Suhardi selaku Pengarah TPAKD Provinsi Maluku.

Sementara itu, Stella M. Mattitaputty selaku Analis Bagian PEPK LMS Kantor OJK Provinsi Maluku menjadi narasumber pada kedua kegiatan tersebut menyampaikan, pengenalan OJK dan perencanaan pengelolaan keuangan.

Selanjutnya, Rahman Hamsidi selaku Pimpinan Bank Maluku Cabang Piru memaparkan manfaat bagi masyarakat,
khususnya pelaku usaha kecil dalam mengakses keuangan formal dari lembaga keuangan agar dapat terhindar dari tawaran rentenir dan berbagai praktek penawaran investasi ilegal.

Baca Juga  Purwantono: Eksistensi Jasa Raharja Selama 64 Tahun Jadi Bukti Dedikasi, Kerja Keras, dan Semangat Melayani yang Tidak Pernah Pudar

Sejalan dengan hal itu, masyarakat sangat mengapresiasi kegiatan Business
Matching tersebut.

Noce Patty selaku Kepala Desa Allang Asaude mengungkapkan, sudah sejak lama masyarakat membutuhkan sentuhan program khusus dari pemerintah dalam meningkatkan kapasitas masyarakat untuk mengelola potensi pariwisata yang ada.

“Harapan kami kegiatan tidak berakhir pada hari ini, namun diteruskan dengan program-program berkelanjutan, seperti training of trainers, sosialisasi, dan pengembangan kapasitas usaha bagi pelaku usaha pariwisata di Desa kami,” tambah Noce.

Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung program inklusi keuangan nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata yang menjadi salah satu unggulan di Kabupaten SBB. (PT).

Share :

Baca Juga

Uncategorized

DANKODAERAL IX AMBON TERIMA COURTESY CALL DANGUSKAMLA KOARMADA III 

Uncategorized

Super Air Jet Resmi Beroperasi di Bandar Udara Pattimura Ambon 

Uncategorized

Vaksinasi Polio Tahap II di Hunut Capai 83 Persen

Uncategorized

Gubernur Maluku Buka Rakor Bersama KPK, Perkuat Pengamanan Aset dan Tata Kelola Barang Milik Daerah

Economy

SBAM Life Festive Ke- 2 Hadir di Ambon: Workout, Pound, dan Hiburan Seru dalam Satu Event

Uncategorized

Ambon Gelar Rapat Kerja Pertama KMSB, Lekransy : Perkuat Peran Masyarakat dalam Kesiapsiagaan Bencana

Uncategorized

Perdana KPUD Lakukan Coklit di Penjabat WaliKota  Ambon

Uncategorized

914 CPNS Formasi 2024 Terima SK Pengangkatan