Home / Economy

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:33 WIB

Perkuat Kolaborasi, Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional

Jakarta – PT Jasa Raharja dan Palang Merah Indonesia (PMI) tengah menjajaki sinergi dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas dan penanganan korban kecelakaan melalui pengembangan sistem respons darurat yang lebih terintegrasi.

Komitmen tersebut telah dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Akhlak Jasa Raharja, Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Pertemuan ini dihadiri oleh Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin bersama jajaran direksi Jasa Raharja serta Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial Pengurus Pusat PMI Fachmi Idris beserta jajaran.

Kedua belah pihak membahas sejumlah peluang kolaborasi strategis yang akan segera diwujudkan melalui berbagai program konkret.

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa kerja sama dengan PMI merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem keselamatan jalan.

Melalui kolaborasi , pelayanan tidak hanya berfokus pada pemberian santunan kepada korban kecelakaan, tetapi juga pada upaya sejak menit- menit pertama setelah kejadian.

“Hari ini kami berdiskusi banyak mengenai bagaimana kolaborasi antara PMI dan Jasa Raharja dapat segera diwujudkan dalam bentuk program aksi nyata. Ada beberapa hal yang kami sepakati untuk segera ditindaklanjuti,” ujar Awaluddin.

Salah satu agenda utama yang disepakati adalah pengembangan implementasi sebuah konsep yang nantinya akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, agar mampu memberikan pertolongan pertama secara cepat dan tepat kepada korban kecelakaan sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Baca Juga  KODAERAL IX - BI SINERGI GELAR BAKTI KESEHATAN DAN EDUKASI CINTA, BANGGA, PAHAM RUPIAH DI SERAM BAGIAN TIMUR

Selanjutnya, kedua belah pihak juga sepakat mendorong penguatan integrasi sistem kegawatdaruratan, khususnya dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas.

Dalam konsep tersebut, PMI akan memperkuat ekosistem yang telah dibangun Jasa Raharja melalui dukungan sumber daya relawan, kemampuan evakuasi korban, hingga pemanfaatan armada ambulans PMI yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

“Kami juga berdiskusi mengenai pembentukan pilot project di sejumlah daerah yang memiliki tingkat kecelakaan yang relatif tinggi. Ketersediaan ambulans PMI dan jaringan pelayanan yang dimiliki diharapkan dapat menjadi model integrasi penanganan darurat yang nantinya dapat direplikasi di berbagai wilayah,” kata Awaluddin.

Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk terus memperkuat pendekatan menyeluruh dalam keselamatan berlalu lintas, mulai dari aspek pencegahan, penanganan korban, hingga perlindungan pascakecelakaan.

Sementara itu, Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial Pengurus Pusat PMI, Fachmi Idris, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, kerja sama dengan Jasa Raharja memiliki nilai strategis karena menggabungkan aspek edukasi keselamatan jalan dengan kemampuan respons cepat terhadap korban kecelakaan.

“Kami ingin ada upaya yang lebih masif untuk mengedukasi masyarakat mengenai road safety sehingga potensi terjadinya kecelakaan dapat ditekan, namun apabila kecelakaan tetap terjadi, maka korban harus mendapatkan pertolongan pertama secepat mungkin. PMI memiliki kapasitas untuk itu, baik melalui relawan maupun jaringan yang menjangkau hingga tingkat desa,” ujar Fachmi.

Baca Juga  DANKODAERAL IX AMBON TERIMA AUDIENSI DARI KEPALA SKK MIGAS PAMALU DAN MANAJEMEN KKKS INPEX MASELA LTD

Ia menilai pengalaman Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan telah menunjukkan sistem pelayanan yang sangat baik dan menjadi modal penting untuk membangun kolaborasi yang lebih luas.

“Kami melihat apa yang telah dilakukan Jasa Raharja ternyata jauh lebih maju daripada yang kami bayangkan. Karena itu, kami semangat dan optimistis kerja samabini akan memberikan manfaat yang saling menguatkan bagi kedua institusi, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Jasa Raharja melanjutkan pembahasan bersama Pengurus Pusat PMI di Markas PMI Pusat untuk mematangkan draf Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Senin, (13/07/2026).

Pembahasan difokuskan pada penajaman ruang lingkup kolaborasi, meliputi penguatan layanan kegawatdaruratan bagi korban kecelakaan, edukasi keselamatan dan kepatuhan masyarakat terhadap administrasi kendaraan bermotor, pengembangan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia, penguatan kesiapsiagaan serta aksi kemanusiaan, hingga tata kelola dan perlindungan data.

Pertemuan tersebut juga ditinjau oleh Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, yang menyambut baik inisiatif kerja sama antara Jasa Raharja dan PMI.

Kolaborasi Jasa Raharja dan PMI diharapkan tidak hanya memperkuat kecepatan respons terhadap korban kecelakaan, tetapi juga memperluas edukasi keselamatan berlalu lintas dan kepatuhan terhadap administrasi kendaraan bermotor, melalui jaringan relawan PMI yang tersebar di seluruh Indonesia. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Harwan Muldidarmawan Paparkan Peran Compliance dan Ethics sebagai Kunci Keberlanjutan Organisasi di Universitas Gadjah Mada

Economy

Dirut Jasa Raharja Dampingi Wamenhub Tinjau Penanganan Korban KM Mutiara Sentosa II di RS PHC Surabaya

Economy

PENTINGNYA LITERASI KEUANGAN BAGI PEREMPUAN HEBAT PEKERJA MIGRAN INDONESIA

Economy

Bantuan Terus Mengalir untuk Masihulan, Yayasan Kakehang Peduli Maluku Turun Tangan

Economy

BPPRD Kota Ambon Targetkan Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Pajak Tahun 2025

Economy

Swiss-Belhotel Ambon kembali Gelar SBAM Fun Run 2025 Semakin Meriah dengan Doorprize, Hiburan, dan Kompetisi Kreatif!

Economy

Kemenkop Serahkan Daftar Koperasi Jasa Keuangan kepada OJK, Langkah Penting Implementasi UU P2SK

Economy

Trafik Broadband 5G Telkomsel Tumbuh 340 Persen