Home / Uncategorized

Selasa, 5 Agustus 2025 - 11:23 WIB

Pemkot Ambon Fokus Penajaman Batas Wilayah dan Tata Ruang

Ambon, PT- Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai mengintensifkan penajaman batas fisik wilayah dan perencanaan tata ruang, sebagai bagian dari upaya penguatan sistem perizinan dan kemudahan berinvestasi.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kota Ambon, Ronald Frans Patipawae, dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama pemangku kepentingan, Selasa 5 Agustus 2025 di Hotel Bizz.

Tahun 2025, terdapat dua kawasan yang menjadi prioritas penajaman batas wilayah dan perencanaan, yaitu:

1. Kawasan Baguala direncanakan sebagai satu paket wilayah terintegrasi,

2. Kawasan Nusaniwe dikembangkan sebagai bagian dari perencanaan pusat Kota Ambon.

Baca Juga  Pemkot Ambon Hadiri Munas VII APEKSI: Dorong Kolaborasi dan Inovasi untuk Indonesia Emas 2045

Ia menjelaskan, kedua kawasan tersebut dipilih karena posisinya saling berbatasan dan strategis untuk mendukung pengembangan kota secara berkelanjutan.

Perencanaan tata ruang Kota Ambon kini dapat diakses secara nasional melalui Online Single Submission (OSS) dan platform GISTARU milik Kementerian ATR/BPN. Masyarakat dan pelaku usaha dapat mengecek langsung: Status pemanfaatan ruang, Legalitas lokasi untuk pembangunan, dan Ketentuan zonasi wilayah.

“Cukup dengan klik lokasi di GISTARU, maka akan terlihat batas garis bangunan, zonasi, dan ketentuan teknis lain. Ini mendorong transparansi dan efisiensi perizinan, serta mempermudah investor,” ujarnya.

Baca Juga  Wapres RI Tinjau Sekolah Garuda Maluku

Namun, beberapa wilayah seperti Teluk Ambon dan Laha belum terintegrasi karena masih terdapat sengketa batas wilayah antara Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah. Penyelesaian batas ini masih menunggu mediasi dari Pemerintah Provinsi Maluku.

Pemerintah juga mulai merancang pengembangan wilayah ke arah Leitimur Selatan dan GPM, sebagai alternatif pusat pertumbuhan baru di luar pusat Kota Ambon yang kini semakin padat.

Kawasan ini memiliki luas wilayah namun kepadatan penduduk masih rendah, sehingga potensial untuk: Investasi wisata dan ekonomi kreatif, Perluasan ruang publik dan permukiman, Infrastruktur berkelanjutan. (PT)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Utus Tim Pemenang, Diana Resmi Mendaftar di DPP PDI Perjuangan

Uncategorized

IM3 Freedom Internet Kini Lebih Spesial dengan Kuota Harian, Simpel Kuota dan Banyak Pilihan 

Uncategorized

WAGUB BUKA PELATIHAN KEPEMIMPINAN PENGAWASAN ANGKATAN II PNS KABUPATEN MBD DAN SEKRETARIAT DPD RI

Uncategorized

Pertamina Bersama PJ Gubernur Maluku Utara Gelar Trauma Healing Bagi Pengungsi Banjir Bandang Ternate

Uncategorized

Wali Kota Ambon Dorong Penyusunan RDTR untuk Percepat Investasi dan Tata Ruang Berkelanjutan

Uncategorized

*Dankodam IX Ambon Pimpin Pantukhirda Caba dan Cata*

Uncategorized

Kodam IX Terima Kunjungan Edukasi RA Almeera Islamic School ke KRI Posepa-870

Uncategorized

Pemkot Ambon Hadiri Munas VII APEKSI: Dorong Kolaborasi dan Inovasi untuk Indonesia Emas 2045