Ambon, PT- Pemerintah Kota Ambon menyalurkan insentif kepada para penjaga rumah ibadah sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi terhadap peran mereka dalam memelihara serta menjaga tempat-tempat ibadah bagi seluruh umat beragama di Kota Ambon.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Ambon, Marsia Mulan, SE., MM, dalam laporannya menyampaikan bahwa total penerima insentif berjumlah 800 orang, yang tersebar di 468 rumah ibadah di Kota Ambon, di Maluku City Mall, Kamis 3 Juli 2025.
Rincian Penerima Insentif antara lain: Marbot Masjid: 211 orang dari 175 masjid, Penjaga Gereja GPM: 450 orang dari 227 gereja, Penjaga Gereja Saudara: 105 orang dari 44 gereja, Penjaga Gereja Katolik (Koster): 34 orang dari 17 gereja, Penjaga Pura: 4 orang dari 2 pura, Penjaga Wihara: 3 orang dari 2 wihara.
Pemberian insentif ini merupakan janji politik Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, yang direalisasikan melalui program prioritas pemerintah daerah. Besaran insentif yang diberikan adalah Rp150.000 per bulan, dengan total anggaran sebesar Rp120 juta per bulan.
Program ini akan dimulai dari bulan Juni tahun ini hingga Desember, dan akan dianggarkan kembali tahun depan.
Walikota Ambon menjelaskan bahwa penyaluran insentif dilakukan bekerja sama dengan Bank Maluku. Awalnya, para penerima datang langsung untuk proses verifikasi, namun ke depan penyaluran akan menggunakan rekening dan kartu ATM agar lebih praktis dan efisien. Dengan begitu, para penjaga rumah ibadah tidak perlu lagi datang setiap bulan ke balai kota.
Walikota juga menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk dukungan pemerintah agar rumah ibadah di Kota Ambon tetap terawat dengan baik, sehingga umat beragama dapat beribadah dengan nyaman dan aman.
Program pemberian insentif bagi penjaga rumah ibadah ini adalah yang pertama kali dilakukan oleh Pemerintah Kota Ambon di bawah kepemimpinan Bodewin Wattimena.
Ini menunjukkan komitmen untuk memperhatikan kesejahteraan para penjaga rumah ibadah, yang selama ini berkontribusi menjaga dan merawat sarana ibadah di kota Ambon.
Pemerintah berharap kolaborasi ini akan terus berjalan lancar, tidak hanya dengan Bank Maluku, tetapi juga dengan perbankan lainnya yang mendukung program kesejahteraan masyarakat di Kota Ambon. (PT)









