Ambon, Pusartimur.com Ketua Tim Pengerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Maluku, Maya B. Lewerissa, Selasa 11 Maret 2025, menyatakan, momentum pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud pengabdian dalam mempererat hubungan dengan masyarakat.
Dengan kepemimpinan yang baru, sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, Posyandu, dan Dekranasda diharapkan semakin kuat demi kesejahteraan keluarga serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Dikatakan, PKK adalah organisasi masyarakat yang berperan sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Dengan 10 program pokoknya, gerakan ini hadir di semua tingkatan pemerintahan, mulai dari pusat hingga desa, negeri, dan kelurahan. PKK menjadi motor penggerak pembangunan keluarga dengan berbagai program yang mencakup pendidikan, kesehatan, ekonomi keluarga, dan ketahanan pangan.
Posyandu, sebagai mitra strategis dalam pelayanan masyarakat, tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga memperluas layanannya ke berbagai aspek seperti pendidikan, ketentraman, ketertiban umum, serta sosial. Sebagai bagian dari pembangunan keluarga, PKK dan Posyandu harus bersinergi untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Untuk mencapai tujuan tersebut, ada beberapa langkah strategis yang harus dilakukan:
1. Pemetaan Program Prioritas
Mengidentifikasi kebutuhan spesifik masyarakat terkait ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi keluarga, perlindungan anak, dan peningkatan layanan Posyandu.
2. Penguatan Kelembagaan dan Kemitraan
Membangun koordinasi dan kerja sama dengan perangkat daerah serta organisasi masyarakat untuk mendukung kegiatan PKK dan Posyandu.
3. Peningkatan Kapasitas Kader
Memberikan pelatihan bagi kader PKK dan Posyandu untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
4. Inovasi dan Digitalisasi Program
Memanfaatkan teknologi dalam pelaksanaan program agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Meningkatkan Daya Saing Produk Kerajinan Maluku ke Kancah Global
Dalam sektor ekonomi kreatif, Dekranasda Maluku terus mendorong industri kerajinan agar lebih kompetitif, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota yang baru dilantik diharapkan dapat bersinergi dalam mewujudkan industri kerajinan Maluku yang berkembang dan mampu bersaing di pasar global.
Untuk mewujudkan industri kerajinan yang maju, beberapa langkah strategis yang harus dilakukan antara lain:
1. Memberdayakan Pengrajin Lokal
Mendorong para pengrajin untuk naik kelas dengan pelatihan dan pendampingan bisnis.
2. Kolaborasi dengan Berbagai Pihak
Melibatkan sektor swasta dan stakeholder lain guna menciptakan ekosistem industri yang kuat.
3. Meningkatkan Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda
Mengembangkan program khusus bagi anak muda dalam desain dan pendampingan usaha kreatif.
4. Mempromosikan Budaya Berbelanja Produk Lokal
Mengajak masyarakat untuk lebih mencintai dan menggunakan produk dalam negeri.
Dengan semangat baru dan kolaborasi yang kuat, Dekranasda Maluku akan membawa industri kerajinan daerah ke level yang lebih tinggi, menjadikannya kebanggaan lokal yang mampu bersaing di panggung dunia.
Mari kita bersama-sama wujudkan Maluku yang lebih maju, sejahtera, dan kreatif! (PT)