Home / Kota Ambon

Senin, 24 Februari 2025 - 08:31 WIB

LEKRANSY, SIDANG JEMAAT GPM REHOBOTH KE 52 ADA WUJUD AKTUALISASI IMAN

Ambon,Pusartimur.com – Hadiri pembukaan Sidang Jemaat Gereja Protesten Jemaat (GPM) Rehoboth Klasis Pulau Ambon Ke-52, Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Kesra, Ronald Lekransy mengungkapkan, kegiatan ini merupakan wujud nyata aktualisasi iman sebagai gereja yang hidup, sehingga perlu disiapkan dengan baik seperti untuk Tuhan.

“Gereja tidak hanya menyampaikan kabar baik tentang keselamatan, tetapi juga perlu merelevansikan panggilannya mengatasi berbagai permasalahan di masyarakat. Sehingga penting Jemaat GPM Rehoboth menentukan arah pelayanan dalam sebuah perencanaan program/kegiatan yang terencana dan terukur,” jelasnya.

Sebagai Gambaran hasil dari Upaya dan kerja Bersama pemerintah dan berbagai komponen Masyarakat termasuk gereja, Lekransy menyampaikan beberapa data mencakup angka pertumbuhan ekomoni, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Angka kemiskinan yang semua menunujukkan angka petumbuhan dan progress cenderung positif, dan mengucapkan terima kasih atas keterlebitan gereja , termasuk umat pada jemaat GPM Rehoboth.

Baca Juga  Kejati Maluku Terima Kunker dan Silaturahmi Danlantamal IX Ambon

“Saat ini Gereja dan Pemerintah menghadapi tantangan yang sama dan karena perlu bersinergi , sehingga prioritas konsep bergumul gereja saat ini, perlu mempertimbangkan pertumbuhan Rohani umat; dengan memasifkan peran keluarga serta pembinaan remaja dan pemuda gereja,” tandasnya.

Baca Juga  Bank Indonesia Dorong Pengembangan Ekonomi Syariah, Indonesia Target Jadi Peringkat Pertama Dunia

Sementara itu, Pdt. Oke Atiuta/Dias dalam arahannya mewakili Majelis Pekerja Klasis Pulau Ambon, mengingatkan pelayan dan umat untuk melaksanakan agenda persidangan sebagai ruang pengambilan keputusan dalam menjawab persoalan keumatan yang dihadapi.

Atiuta menambahkan bahwa, apa yang digumuli Gereja saat ini sejalan sengan Aksentuasi Sub Tema GPM Mencakup : Gereja Yang Profektik , Gereja yang Terpanggil Menyampaikan Suara Allah. Artinya kehadiran gereja tidak hanya sebatas pada ruang ritual terbatas, tetapi lebih pada relasi pada ruang sosial yang lebih luas. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Toisuta : Perda Kawasan Tanpa Rokok Wujud Komitmen Kota Sehat dan Berkeadilan

Kota Ambon

DPW Ratu Prabu Maluku Mendukung Inpres No 1 tahun 2025

Kota Ambon

Dishub Ambon: Parkir Pasar Mardika Kewenangan Pemerintah Provinsi Maluku

Kota Ambon

LANN Kota Ambon 2025–2030 Dilantik, Walikota  Tekankan Perang Total Melawan Narkotika

Kota Ambon

Peserta KPPD Jakarta: Agenda hingga Penutupan Besok

Kota Ambon

Audisi LASQI 2026 Kota Ambon Dibuka, Perebutkan “Golden Ticket” Menuju Nusantara Fest

Kota Ambon

Pemprov Papua Tengah Dukung 100 Persen Kehadiran Maskapai TransNusa

Kota Ambon

DD dan ADD Kota Ambon 2026 Turun Drastis, Lebih Rendah dari Tahun 2023