Home / Politik

Senin, 13 Januari 2025 - 14:53 WIB

Laipeny : Akses Transportasi dan Jalan Lingkar Jadi Fokus Utama 

Ambon, Pusartimur.com– Himpunan Mahasiswa Pulau Manipa (HMPM) dan Forum Silaturahmi Basudara Manipa (FSBM) melakukan aksi unjuk rasa di kantor DPRD Maluku, menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur transportasi laut dan jalan lingkar Kecamatan Kepulauan Manipa.

Berikut adalah tiga tuntutan utama yang disampaikan oleh para pendemo:

1. Peningkatan Akses Transportasi Laut:
HMPM dan FSBM mendesak pemerintah dan DPRD Maluku untuk memperhatikan transportasi laut di Kecamatan Kepulauan Manipa. Mereka meminta pengadaan dermaga feri yang memadai dan optimalisasi pelabuhan laut yang saat ini terlihat terbengkalai. Kondisi transportasi laut yang tidak memadai dianggap membahayakan keselamatan warga, seperti kejadian tenggelamnya speedboat beberapa waktu lalu.

Baca Juga  33 Anggotta Panwas Kecamatan di Lantik Bawaslu SBB

2. Peningkatan Status Jalan Lingkar Manipa:
Para pendemo meminta agar status jalan lingkar di Kecamatan Kepulauan Manipa dinaikkan dari jalan kabupaten menjadi jalan provinsi atau nasional. Selama bertahun-tahun, pembangunan jalan ini tidak terealisasi dengan baik. Akibatnya, masyarakat kesulitan dalam mobilitas, terutama saat menggunakan kapal feri menuju Ambon atau Namlea.

3. Perhatian untuk Korban Kecelakaan Laut:
Mereka juga meminta Pemerintah Provinsi Maluku memberikan perhatian serius kepada keluarga korban tenggelamnya speedboat di laut Kecamatan Manipa pada 9 Januari 2025. Kejadian tragis ini menjadi pengingat akan pentingnya infrastruktur transportasi yang aman dan layak.

Baca Juga  Pimpin Soksi 5 Tahun Kedepan, Halauw: Ajak Semua Bersatu

Anggota DPRD Maluku dari Fraksi Gerindra Jhon Leipeny, mengapresiasi aksi damai ini dan menyatakan bahwa tuntutan yang disampaikan akan menjadi perhatian serius.

Ia berjanji akan memperjuangkan aspirasi masyarakat Manipa melalui diskusi dengan pemerintah daerah dan penyampaian aspirasi di tingkat kementerian terkait.

Lanjutnya, aksi damai yang dilakukan oleh HMPM dan FSBM Manipa menjadi momentum penting untuk mendorong perhatian pemerintah terhadap infrastruktur transportasi dan jalan lingkar di Kecamatan Kepulauan Manipa.

“Aspirasi masyarakat ini diharapkan dapat diwujudkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan keselamatan warga di daerah tersebut,” tandasnya. (PT)

 

Share :

Baca Juga

Politik

DPRD Kota Ambon Dorong Tim Percepatan Izin Tambang Batuan

Economy

Barends Soroti Pemangkasan Anggaran Rp1,3 Triliun, Maluku Terancam Resesi

Politik

Bodewin-Elly Resmi Kantongi Rekomendasi PSI

Kab.Maluku Barat Daya

Benyamin Noach Tak Hadiri Rakerdasus PDI Perjuangan, Ini Jawaban Watubun

Kab.Maluku Barat Daya

KPU MBD Sukses Laksanakan Debat Publik Kedua

Kabupaten Seram Bagian Timur

Kastella Sampaikan 8 Program Unggulan di DPW PPP

Kab.Maluku Barat Daya

Buka tahapan Kampanye , KPU MBD Gelar Deklarasi Kampanye Damai

Politik

Rapat Fraksi PDI Perjuangan se-Maluku: Momentum Strategis Peringatan 80 Tahun Lahirnya Pancasila