Ambon, Pusartimur.com- Mengenakan pakaian adat masyarakat Pulau Kisar , Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), turut menghadiri peluncuran tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil gubernur Maluku tahun 2024. Yang berlangsung di Lapangan Merdeka , Ambon, Rabu (22/5/2024).
Ketua KPU MBD, Yoma Naskay usai kegiatan peluncuran mengatakan, event seperti ini memilki dampak yang luar biasa. Dimana lewat kegiatan ini ,selaku pihak penyelenggara. KPU dapat memberikan spirit yang baru bagi masyarakat, untuk lebih tertarik dalam melibatkan diri pada perhelatan politik.
“Dimana lewat kegiatan seperti ini dapat mempengaruhi masyarakat untuk terlibat dalam pilkada nanti pada bulan November. Karena kemeriahan yang ditawarkan kepada masyarakat pada kegiatan peluncuran, secara tidak langsung menjadi trik sosialisasi , untuk menarik simpati masyarakat dalam melibatkan diri pada momen politik seperti yang akan diselenggarakan nanti,” ungkapnya.
Menurutnya, dikemas dalam suasana yang modern. Event politik tentu tidak lagi menjadi sesuatu yang monoton dan statik pada persoalan politik semata. Sehingga untuk menarik keinginan masyarakat agar terlibat dalam perhelatan pilkada, terkhususnya pemilih pemula. Maka cara sosialiasi berbeda ,yang dikemas layaknya sebuah konser musik. Tentu dapat lebih menyentuh ke masyarakat, sehingga ketertarikan masyarakat dapat lebih ditingkatkan.
” Antusias masyarakat tang hadir saat peluncuran tahapan ini sangat tinggi, kami Kami memiliki harapan , agar peluncuran tahapan di Kabupaten MBD nanti. Seluruh masyarakat MBD , memiliki antusias yang sama ,untuk terlibat dan mensukseskan seluruh tahapan pilkada nanti, baik itu pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur maupun Bupati dan wakil bupati di kabupaten MBD,” harapnya.
Menurutnya, pelaksanan peluncuran tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati MBD dijadwalkan, akan berlangsung pada pertengahan bulan Juni tahun 2024. Karena masih ada tahapan awal yang belum terselesaikan.
“Untuk peluncuran tahapan di kabupaten MBD , kami berencana akan menyelenggarakan pada pertengahan bulan Juni. Karena ada beberapa hal yang harus kami lakukan , seperti menuntaskan perlombaan maskot dan jingle Pilkada. Sehingga nantinya, pemenangnya dapat diumumkan saat peluncuran tahapan berlangsung. Kemudian jingle dan maskot disahkan secara resmi untuk digunakan selama tahapan pilkada berlangsung,” tutupnya. (PT-03)