Home / DPRD Maluku

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:56 WIB

Ketua Komisi III DPRD Maluku Soroti Ketidakhadiran Kadis PUPR Malteng dan MBD dalam Rapat Sinkronisasi Kebijakan

Ambon, PT- Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidyat Wajo, menyayangkan ketidakhadiran Kepala Dinas PUPR Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dalam rapat koordinasi yang membahas sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Hal ini diakuinya usai rapat bersama Komisi III DPRD Maluku bersama seluruh Kepala Dinas PUPR se- Kabupaten/Kota yang berlangsung di ruang sidang DPRD Maluku, Jumat (30/1/2026).

Menurut Alhidyat, rapat tersebut memiliki poin strategis yang sangat penting, terutama untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan infrastruktur antara Kementerian Pekerjaan Umum (PU), pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota di Maluku.

“Ini kita sayangkan, karena ada poin penting yang ingin kita kejar, yaitu sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemerintah daerah sendiri terbagi antara provinsi dan kabupaten/kota,” ujarnya.

Baca Juga  Jasa Raharja Paparkan Percepatan Jaminan dan Keselamatan Transportasi pada Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Nataru 2025–2026

Alhidyat menjelaskan bahwa arahan yang disampaikan oleh Kementerian PU harus menjadi perhatian serius seluruh daerah.

Ketidakhadiran perwakilan daerah berpotensi menghambat proses sinkronisasi program pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur.

Ia berharap, melalui komunikasi lanjutan yang dilakukan oleh Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku, seluruh Dinas PU kabupaten/kota dapat kembali duduk bersama untuk menyamakan persepsi dan kebijakan.

Lebih lanjut, Alhidyat mengungkapkan bahwa DPRD Maluku menargetkan dokumen usulan pembangunan dapat dirampungkan pada awal Maret 2026, atau sekitar satu bulan setelah Hari Raya Idul Fitri.

Baca Juga  Festival Tring by Pegadaian  Tahap Kedua Libatkan 50 UMKM Lokal

“Dokumen usulan itu harus ditandatangani oleh Gubernur Maluku. Kalau masing-masing daerah mengurus sendiri-sendiri tentu akan sulit. Karena itu, kita dorong agar semua disiapkan secara bersama-sama,” jelasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya penyusunan data terpadu, sejalan dengan kebijakan Satu Peta yang saat ini tengah digalakkan oleh pemerintah pusat. Menurutnya, rapat koordinasi tersebut menjadi forum strategis untuk menyampaikan hasil pertemuan dengan Kementerian PU kepada seluruh daerah.

“Kalau ada daerah yang tidak hadir, maka kami akan tetap menginformasikan hasil rapat ini agar kebijakan dan program pembangunan tetap bisa berjalan searah,” tegas Alhidyat. (PT)

Share :

Baca Juga

DPRD Maluku

Hadapi Lonjakan Penumpang Nataru Pelni Maluku Pastikan 12 Armada Siap Layani Rute Ambon

DPRD Maluku

Komisi II DPRD Maluku Soroti Masalah BBM, Listrik, dan Reboisasi di Buru dan Buru Selatan

DPRD Maluku

Jalan Lingkar Pulau Gorong dan Sejumlah Ruas Jalan di Seram Bagian Timur Jadi Prioritas Pembangunan 2026

DPRD Maluku

Komisi II DPRD Ambon Kawal Persoalan SDN 90, Kepala Sekolah Siap Dimutasi

DPRD Maluku

Diduga Lakukan Penimbunan dan Penjualan BBM Ilegal, DPRD Maluku Desak Pertamina Tutup  Sementara SPBU Tepa Pulau Babar

DPRD Maluku

DPRD Maluku Pelajari Tata Beracara di Bali, Tethool :  Menuju Perda Kode Etik yang Lebih Baik

DPRD Maluku

DPRD Maluku Nyatakan Dukungan Penuh Pemekaran Kota Lease sebagai DOB Baru

DPRD Maluku

DPRD Maluku Tegas Tolak PT Batu Licin Beroperasi di Pulau Kei Besar Secara Permanen