Home / Hukum dan Kriminal

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:16 WIB

KAJATI MALUKU TERIMA KUNJUNGAN ANGGOTA KOMISI III DPR RI MERCY CHRIESTY BARENDS

Ambon, PT  – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku, Rudy Irmawan, S.H., M.H., menerima kunjungan Anggota Komisi III DPR RI Mercy Chriesty Barends, S.T., Kamis (5/3/2026).

Pertemuan tersebut menjadi forum diskusi strategis terkait penguatan kinerja Kejaksaan di wilayah Maluku, dengan fokus utama pada upaya memastikan implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan KUHAP yang baru dapat berjalan secara efektif, khususnya di daerah kepulauan seperti Maluku.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Rudy Irmawan, menyampaikan apresiasi atas perhatian Komisi III DPR RI terhadap kondisi penegakan hukum di daerah. “Kami menyambut baik kunjangan Ibu Mercy Barends sebagai bentuk sinergi antara Kejaksaan dan DPR. Masukan dan aspirasi yang disampaikan akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, meski di tengah berbagai keterbatasan yang ada,” ujarnya.

Baca Juga  PENUNTUT UMUM KEJAKSAAN NEGERI MALUKU TENGGARA RESMI MENERIMA PELIMPAHAN TAHAP II PERKARA PEMBUNUHAN AGRAPINUS RUMATORA

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI, Mercy Chriesty Barends, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan Kejaksaan di Maluku. “Keterbatasan jumlah jaksa dan belum adanya kenaikan tunjangan kinerja selama 12 tahun menjadi catatan serius yang akan kami bawa dalam pembahasan di Komisi III maupun Badan Anggaran DPR RI. Wilayah kepulauan seperti Maluku membutuhkan perhatian khusus agar penegakan hukum dapat berjalan optimal,” ungkapnya.

Dalam diskusi tersebut, jajaran Kejaksaan Tinggi Maluku menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi di lapangan, antara lain penanganan kasus tindak pidana korupsi, sengketa batas tanah, serta kasus kekerasan terhadap perempuan. Persoalan keterbatasan sumber daya manusia turut mengemuka, di mana jumlah jaksa saat ini sebanyak 221 orang dengan total pegawai 564 orang dinilai belum memadai untuk menjangkau wilayah Maluku yang sebagian besar merupakan daerah kepulauan dan termasuk kategori terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Selain itu, tunjangan kinerja yang disebut tidak mengalami kenaikan selama 12 tahun terakhir juga menjadi perhatian, mengingat beban tugas Kejaksaan yang menangani perkara sejak tahap awal hingga eksekusi putusan inkrah.

Baca Juga  PLT. KAJARI SBB MENYAMPAIKAN PERKEMBANGAN PENANGANAN DUGAAN TIPIKOR PENGELOLAAN DD/ADD DESA HATUNURU

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Kejaksaan Tinggi Maluku, yakni Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Adhi Prabowo; Asisten Pembinaan Cahyadi Sabri, S.H., M.H; Asisten Intelijen Diky Oktavia, S.H., M.H; Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Raden Sudaryono, S.H., M.H; Asisten Tindak Pidana Umum I Wayan Suardi, S.H., M.H; Asisten Tindak Pidana Khusus Radot Parulian, S.H., M.H; Asisten Pidana Militer Kol. Chk Satar M. Hutabarat, S.H; Asisten Pemulihan Aset Devi Muskitta, S.H., M.H; serta Kepala Tata Usaha Aryanto Novindra, S.H., M.H. (PT)

Share :

Baca Juga

Hukum dan Kriminal

KAJATI MALUKU BUKA RUANG KERJASAMA SAAT KUNJUNGAN DANKODAERAL IX AMBON

Hukum dan Kriminal

KEJAKSAAN TINGGI MALUKU MENERIMA PENYERAHAN HASIL AUDIT PEMERIKSAAN KEUANGAN NEGARA DARI BPK RI

Hukum dan Kriminal

KAJATI LANTIK WAKAJATI DAN SEJUMLAH PEJABAT ESSELON III LINGKUP KEJAKSAAN TINGGI MALUKU

Hukum dan Kriminal

Sersan Kepala La Rahimu Sampaikan Permintaan Maaf atas Ucapan Kontroversial Saat Pengamanan Gubernur Maluku

Hukum dan Kriminal

ASPIDSUS TRIONO RAHYUDI, SOSOK PEMIMPIN YANG HEBAT, BIJAKSANA DAN BERSAHABAT

Headline

2 PERKARA DAPAT PERSETUJUAN RESTORATIVE JUSTICE, KAJATI APRESIASI LANGKAH JAJARANNYA

Hukum dan Kriminal

Diduga PT Adira “ Pencuri “ Mobil, Kapolsek Diminta Amankan Mobil 

Hukum dan Kriminal

JAKSA AGUNG: JADIKAN IDUL FITRI SEBAGAI MOMEN SILATURAHMI DAN TERUS MENJUNJUNG TINGGI NILAI-NILAI KEBENARAN, KEADILAN, DAN KEJUJURAN