Home / Uncategorized

Kamis, 2 Oktober 2025 - 02:24 WIB

Jelang Sidang ke-39, Sinode GPM Tetapkan Logo Baru dan Maknanya

Ambon, PT- Panitia Penyelenggara Persidangan ke-39 Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) telah meluncurkan logo Sidang ke-39 Sinode GPM tahun 2025.

Logo ini mengacu pada tema persidangan, penggabungan unsur simbolis lokal dan universal, sehingga menjadikannya suatu makna yang penting.

Demikian disampaikan Ketua Seksi Hubungan Masyarakat (Humas) dan Dokumentasi Sidang ke-39 Sinode GPM, Ronald Lekransy, dalam keterangan yang diterima media ini di Ambon, Kamis (2/10/2025).

Dia menyebut, tanda Salib pada logo Sidang ke-39 Sinode GPM merupakan simbol universal dalam kekristenan, yang memiliki makna penderitaan, pengorbanan, atau penebusan oleh Yesus Kristus.

“Salib juga menjadi tanda mengikut dan memberitakan Yesus ditengah-tengah dunia, sehingga menjadi tugas gereja untuk memberitakan Kristus yang tersalib di sepanjang sejarah kehidupan. Yesus Kristus menjadi dasar kekuatan bagi gereja, dalam tugas bersekutu, bersaksi, dan melayani ditengah-tengah dunia,” kata dia.

Baca Juga  Kerap Disalahgunakan, Dinsos Himbau Warga Tak Beri Uang Kepada Anjal

Kemudian, lanjut Ronald, tiga buah tetes air yang turun menuju tempayan melambangkan anugerah Allah yang tidak pernah berhenti memenuhi, dan melengkapi gereja sepanjang masa.

“Tiga tetes melambangkan Allah Tritunggal, yang diimani sebagai Allah yang berkarya di tengah-tengah kehidupan dunia,” imbuhnya.

Dikatakan, simbol Tempayan terinsipirasi juga dari icon Kota Ambon, yakni Tampayang Sirimau. Secara simbolis, tempayan dimaknai sebagai gereja yang menerima dan menikmati anugerah Allah, yang tak pernah habis dari masa ke masa.

“Warna hijau lumut dengan guratan akar-akar kecil menandakan, bahwa kehidupan jemaat di wilayah pelayanan GPM telah berlangsung dalam waktu yang lama,” ujar Ronald.

Baca Juga  Evaluasi Kinerja, TP- PKK Kota Ambon Laksanakan Rakon

Lalu simbol Gerbang Emas terinspirasi dari icon-icon Kota Ambon, yakni Pintu Kota. Gerbang emas menjadi tanda, bahwa GPM sedang memasuki dekade terakhir menuju satu abad perjalanannya. Dan tak kalah penting adalah, perjalanan gereja akan dilalui bersama sebagian besar generasi emas GPM.

Dan yang terakhir, sebut Lekransy adalah, Jalan Menuju Gerbang. Jalan melalui gerbang berupa tiga puluh empat garis lurus mengarah ke satu tujuan, sebagai gambaran tiga puluh empat Klasis di GPM, yang bersama-sama berjalan menuju pada satu tujuan.

“Warna Merah bermakna perjalanan gereja, di dalam tuntunan Roh Kudus, dan keberanian menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” tutup Lekransy. (PT)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

PEMPROV MALUKU BERTEMU KKP, DESAK TATA KELOLA PERIKANAN TANGKAP DIEVALUASI KEMBALI

Uncategorized

Pemkot Ambon Ganti Rugi Tanaman Warga Kilang dan Hukurila

Uncategorized

Pemerintah dan DPR Sepakat RUU BUMN Masuk Rapat Paripurna

Uncategorized

Walk Out dari Rapat Rumatau, Reno Rehatta : Ini Tidak Sesuai Mekanisme Adat

Uncategorized

DKP Maluku Gelar Halal Bi halal

Uncategorized

Ciptakan Masyarakat Sadar Wisata; Dispar SBB Gelar Sosialisasi

Uncategorized

Tingkatkan Wawasan Kebangsaan Para Pimpinan, Jasa Raharja – Lemhannas Teken MoU

Uncategorized

Pemkot Ambon Teken MoU Strategis dengan PT Pelindo Terminal Petikemas Surabaya, Dorong Penguatan Logistik di Kawasan Timur Indonesia