Home / Economy

Senin, 10 Februari 2025 - 08:12 WIB

Jasa Raharja dan Korlantas POLRI Tinjau Tol Cipularang: Identifikasi Titik Rawan dan Berikan Rekomendasi Perbaikan Jalan

Cipularang, Pusartimur.com – PT Jasa Raharja bersama Korlantas POLRI melaksanakan survei jalur di ruas Tol Cipularang guna mengidentifikasi titik rawan kecelakaan dan memberikan rekomendasi perbaikan.

Survei yang dipimpin oleh Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, dan Kakorlantas POLRI, Brigjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum, ini merupakan tindak lanjut dari survei sebelumnya di ruas jalan nasional Jakarta–Semarang.

Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan keselamatan berkendara serta merancang strategi edukasi kepada masyarakat terkait kondisi jalan dan cara menghindari potensi kecelakaan, terutama di area rawan di sepanjang Tol Cipularang.

Menurut Kakorlantas Agus Suryonugroho, survei menemukan beberapa black spot atau titik rawan kecelakaan di beberapa kilometer tertentu, seperti:

  • KM 92 dan KM 93 – Kondisi jalan menurun dan berbelok, rawan licin saat hujan
  • KM 100 – Ruas jalan yang memerlukan perhatian lebih terkait kondisi permukaan
  • KM 93–96 – Perlu edukasi khusus karena karakteristik jalannya yang menantang bagi pengguna jalan
Baca Juga  Jasa Raharja Maluku Gelar  Pemasangan Spanduk Himbauan Keselamatan Sebagai Bentuk Tidak Lanjut FKLL

“Kami melihat data kecelakaan di titik-titik ini dan akan memberikan rekomendasi kepada stakeholder terkait untuk meningkatkan keselamatan,” ujar Agus.

Selain itu, Tol Cipularang juga telah dilengkapi dengan tiga Jalur Penyelamat Darurat (JPD) di KM 116, KM 92, dan KM 91 arah Jakarta, yang dirancang khusus untuk kendaraan besar yang mengalami gangguan dan perlu menghentikan laju kendaraan dengan aman.

Kegiatan ini juga sekaligus mengawali Operasi Keselamatan Lalu Lintas 2025, yang akan berlangsung pada 10–23 Februari 2025 di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah meningkatkan kepatuhan pengguna jalan dan mempersiapkan skenario terbaik untuk mendukung Operasi Ketupat 2025, baik saat arus mudik maupun balik.

Baca Juga  Nikmati Relaksasi Optimal di Marzanie SPA and Wellness, Swiss-Belhotel Ambon

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, menegaskan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai budaya tertib berlalu lintas. “Kami menemukan bahwa 82% korban kecelakaan yang kami santuni disebabkan oleh pelanggaran lalu lintas. Edukasi dan sosialisasi adalah kunci untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan berkendara,” tegas Rivan.

Perwakilan Jasa Marga menambahkan bahwa berbagai program kampanye keselamatan telah dilakukan di rest area KM 88B, termasuk sosialisasi kepada pengemudi truk dan bus. Mereka juga berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan fasilitas jalan demi meningkatkan keamanan bagi para pengguna jalan.

Melalui survei ini, Jasa Raharja, Korlantas POLRI, Jasa Marga, dan seluruh stakeholder diharapkan dapat bersinergi dalam menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2025. (PT)

 

Share :

Baca Juga

Economy

Pertumbuhan Ekonomi Nasional dan Peran Strategis OJK

Economy

Mulai 1 September, BBM Turun Harga

Economy

Ribuan Hadiah Menanti! Tri Kembali Gelar Kebut Hadiah BombasTri

Economy

Ambon Siap Berkolaborasi dan Belajar dalam Momen APEKSI 2025, Walikota : Dorong UMKM, Investasi, dan Ekonomi Kreatif

Economy

KUNKER DI AMBON, MENDES PDT RI RESMIKAN KOPERASI DESA MERAH PUTIH WAYAME

Economy

OJK MALUKU GELAR CAPACITY BUILDING SDM BANK DAN DONOR DARAH

Economy

Sinergi, Kolaborasi dan Digitalisasi Dorong Jumlah Investor Pasar Modal Indonesia Lampaui 16 Juta

Economy

Dorong Wirausaha Berbasis Sumber Daya Lokal, Pemkot Buka Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Miskin Ekstrem