SAUMLAKI, PUSARTIMUR.COM – Seorang nelayan asal Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Tedesus Fatrua (41), yang dilaporkan hilang kontak saat melakukan perjalanan menggunakan longboat dari Desa Tutunametal menuju Desa Nurkat, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Kamis (29/10/2026).
Korban ditemukan oleh nelayan setempat di sekitar Perairan Selu pada pukul 03.23 WIT. Selanjutnya, korban dievakuasi menuju Desa Nurkat, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Ambon menerima laporan kejadian tersebut dari Adolf Fatrua pada Rabu (28/10/2026) pukul 14.30 WIT.
Berdasarkan laporan yang diterima, korban berangkat dari Desa Tutunametal menggunakan longboat pada Senin (26/10/2026) pukul 16.35 WIT dengan tujuan Desa Nurkat.
Namun, hingga laporan disampaikan, korban belum tiba di tempat tujuan.
Masyarakat setempat telah melakukan upaya pencarian secara mandiri, tetapi korban belum ditemukan. Pihak keluarga kemudian meminta bantuan tim SAR untuk melakukan pencarian.
Operasi SAR hari kedua dilanjutkan pada Kamis (29/10/2026) pukul 07.00 WIT. Pada pukul 07.25 WIT, tim SAR gabungan menggunakan speedboat milik masyarakat Larat bergerak melakukan pencarian di sejumlah titik koordinat sesuai rencana operasi SAR.
Namun, pada pukul 12.53 WIT, Pos SAR Saumlaki menerima informasi dari BPBD Kabupaten Kepulauan Tanimbar bahwa korban telah ditemukan dalam keadaan selamat oleh nelayan setempat beberapa jam sebelumnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas dukungan dan kerja sama selama proses pencarian.
Operasi SAR tersebut melibatkan sejumlah unsur potensi SAR, yakni Pos SAR Saumlaki, Ditpolairud Polda Maluku, Polairud Polres Saumlaki, serta masyarakat setempat.
Adapun peralatan yang digunakan dalam operasi tersebut meliputi rigid inflatable boat (RIB) milik Pos SAR Saumlaki, speedboat milik masyarakat, dan longboat masyarakat.
Selama pelaksanaan operasi, kondisi cuaca dilaporkan berawan tebal, dengan angin bertiup dari arah timur hingga selatan berkecepatan 18 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. (PT)








