Home / Kab. Seram Bagian Barat

Jumat, 25 Juli 2025 - 19:16 WIB

Dua Excavator PT. Spice Island Maluku Terbakar di Seram Bagian Barat, Diduga Ada Unsur Kesengajaan

SBB, PT – Insiden kebakaran yang menghanguskan dua unit alat berat excavator milik PT. Spice Island Maluku (SIM) terjadi pada Kamis dini hari, sekitar pukul 03.00 WIT, di area perkebunan pisang abaka yang berlokasi di Dusun Mumule, Waitoso, Desa Kawa, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Menurut informasi awal dari pihak kepolisian, dua unit excavator jenis Komatsu tipe PC 210 dan PC 200 terbakar dalam kondisi parkir.

Lokasi kejadian diketahui berada di akses masuk menuju areal perkebunan dan tidak terdapat permukiman warga di sekitarnya.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, tidak ditemukan tanda-tanda kebakaran lahan di sekitar lokasi, yang menunjukkan bahwa kebakaran hanya terfokus pada dua unit alat berat.

Hal ini memperkuat dugaan bahwa insiden ini bukan disebabkan oleh faktor alam maupun gangguan teknis biasa.

Baca Juga  DPRD Kota Ambon Dukung Penuh Kebijakan Kepala Daerah, Targetkan Perbaikan Pengelolaan Keuangan Kota

Dua orang saksi di sekitar lokasi mengaku melihat api pertama kali muncul dari bagian atas bodi mesin excavator, yang terbuat dari bahan logam dan baja material yang tidak mudah terbakar.

Anehya, kedua unit terbakar secara bersamaan, sehingga menimbulkan kecurigaan adanya tindakan sabotase atau kesengajaan.

Pihak PT. SIM menjelaskan bahwa sebelum kejadian, seluruh prosedur keselamatan telah dijalankan. Mesin dalam kondisi mati dan sistem kelistrikan dinonaktifkan dengan melepas sambungan aki, yang secara teknis meminimalkan risiko korsleting atau kebakaran akibat gangguan sistem internal.

Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., membenarkan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan intensif terhadap peristiwa ini.

“Kami sedang mendalami seluruh kemungkinan penyebab kebakaran ini. Fakta bahwa dua alat berat terbakar secara bersamaan dalam kondisi mesin mati tentu menjadi perhatian serius. Kami akan proses secara profesional sesuai hukum yang berlaku,” tegas AKBP Zulkifli.

Baca Juga  DPRD SBB Akan Panggil BPBD Terkait Penanganan Korban Banjir di Desa Kamarian

Tim Inafis Polres Seram Bagian Barat telah diturunkan untuk mengumpulkan bukti, termasuk menyelidiki kemungkinan penggunaan bahan pemicu kebakaran.

Sementara itu, PT. Spice Island Maluku menyatakan akan bekerja sama penuh dengan aparat penegak hukum guna mengungkap pelaku serta motif di balik insiden yang berpotensi mengganggu aktivitas operasional perusahaan tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kasus ini. Polres Seram Bagian Barat menjamin keamanan operasional perusahaan dan akan bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang mengganggu stabilitas wilayah. (PT)

Share :

Baca Juga

Kab. Seram Bagian Barat

DPRD SBB Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat

Kab. Seram Bagian Barat

Bupati SBB Sampaikan Pengantar Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026

Kab. Seram Bagian Barat

Penghujung Masa Bhakti, Rumahsoal Terus Berbhakti Kepada Masyarakat SBB

Kab. Seram Bagian Barat

Bupati SBB Apresiasi Budaya antar Dulang di Dusun Talaga 

Kab. Seram Bagian Barat

DPRD Kabupaten SBB Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Ranperda

Kab. Seram Bagian Barat

Mantan Sekda SBB Jadi Ketua Tim Relawan Paslon HATI

Kab. Seram Bagian Barat

Polres Seram Bagian Barat Gelar Sertijab dan Pelantikan

Kab. Seram Bagian Barat

Setelah Penyelidikan Lapangan, Satpolairud Polres SBB Akan Gelar Pemeriksaan Saksi Tenggelamnya Speed Boat Di Perairan Manipa