Home / Economy

Senin, 13 April 2026 - 16:30 WIB

Bank Indonesia Dorong Pengembangan Ekonomi Syariah, Indonesia Target Jadi Peringkat Pertama Dunia

oplus_0

oplus_0

Ambon, PT-  Bank Indonesia terus mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru, baik di tingkat nasional maupun global.

Hal ini disampaikan oleh Athufail Araafi Soeripto dalam pemaparannya terkait peran Bank Indonesia dalam ekosistem ekonomi syariah, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, ekonomi syariah kini menjadi tren global yang pertumbuhannya terus meningkat setiap tahun, didorong tidak hanya oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh tingginya kebutuhan masyarakat terhadap gaya hidup halal.

Ekonomi syariah tidak hanya berkembang di Indonesia, tetapi juga secara global. Hal ini tercermin dalam laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) yang mengukur peringkat negara dalam indeks ekonomi syariah dunia.

Indonesia saat ini berada di peringkat ke-3 dunia, di bawah Malaysia (peringkat 1) dan Arab Saudi (peringkat 2). Meskipun peringkat belum berubah dalam beberapa tahun terakhir, nilai (skor) Indonesia terus mengalami peningkatan.

“Target ke depan, Indonesia diharapkan mampu menjadi peringkat pertama karena selisih dengan negara di atasnya tidak terlalu jauh,” jelasnya.

Beberapa sektor unggulan yang menunjukkan perkembangan signifikan antara lain:

Baca Juga  Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Tenggelamnya Speedboat Dua Nona di Tanjung Samala, Maluku

1. Industri Halal (Makanan dan Minuman)

Pada tahun 2025, Indonesia mencatatkan surplus ekspor produk halal, khususnya makanan dan minuman. Hal ini menunjukkan tingginya permintaan global terhadap produk halal Indonesia, termasuk peluang besar bagi UMKM daerah seperti Maluku.

2. Pariwisata Ramah Muslim

Konsep pariwisata ramah muslim bukan menggantikan budaya lokal, tetapi memberikan nilai tambah agar wisatawan muslim merasa nyaman, seperti ketersediaan makanan halal dan fasilitas ibadah.

3. Modest Fashion

Indonesia bahkan menempati peringkat pertama dunia dalam sektor modest fashion, yaitu fashion sopan yang tidak selalu identik dengan busana syar’i.

4. Keuangan Syariah dan Literasi

Kinerja keuangan syariah dan tingkat literasi masyarakat terhadap ekonomi syariah terus mengalami peningkatan setiap tahun.

Beberapa faktor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi syariah antara lain:

Jumlah penduduk muslim yang besar

Meningkatnya daya beli masyarakat muslim

Pertumbuhan pasar global negara muslim

Digitalisasi dan e-commerce (Shopee, Tokopedia, dll)

Produk UMKM kini semakin mudah masuk pasar digital dan menjangkau pasar global.

Tantangan Pengembangan Ekonomi Syariah

Meski memiliki potensi besar, pengembangan ekonomi syariah masih menghadapi sejumlah tantangan, yaitu:

Baca Juga  Jasa Raharja Perkuat SDM Lewat International Exposure Program Bersama Unpad EdEx dan Deakin University Lancaster University Indonesia

Keterbatasan industri halal

Penguatan sektor keuangan syariah

Rendahnya literasi ekonomi syariah

Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan sosialisasi yang berkelanjutan kepada masyarakat.

Peran Bank Indonesia dalam Ekonomi Syariah

Bank Indonesia berperan sebagai pendukung kebijakan utama dalam menjaga:

Stabilitas nilai rupiah

Stabilitas sistem pembayaran

Stabilitas sistem keuangan

Dalam pengembangan ekonomi syariah, Bank Indonesia menjalankan tiga peran utama:

Regulator: Menyusun kebijakan dan aturan

Accelerator: Mempercepat pertumbuhan ekonomi syariah

Initiator: Menginisiasi program dan inovasi

Strategi Pengembangan Ekonomi Syariah

Bank Indonesia bersama stakeholder, termasuk Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dan Komite Daerah (KDEKS), menjalankan tiga fokus utama:

Mendorong ekonomi syariah yang inklusif

Memperkuat stabilitas sistem keuangan syariah

Meningkatkan peran Indonesia di tingkat internasional

Strategi ini juga didukung dengan penguatan sektor prioritas dan kolaborasi lintas lembaga.

Dengan potensi besar yang dimiliki, Indonesia optimistis dapat menjadi pusat ekonomi syariah global di masa depan, didukung oleh kolaborasi antara pemerintah, Bank Indonesia, pelaku usaha, dan masyarakat. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Dukung Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Tambang, Telkomsel Terus Kembangkan Layanan 5G di Wilayah PTFI

Economy

LANTAMAL IX DAN BI KEMBALI LAKSANAKAN BAKSOS KESEHATAN PADA EKSPEDISI RUPIAH BERDAULAT DI DESA TAYANDO KOTA TUAL

Economy

OJK MALUKU GENCARKAN PENINGKATAN LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN DI KABUPATEN MALUKU TENGAH

Economy

OJK Maluku dan Satgas PASTI Tingkatkan Sinergi Berantas Keuangan Ilegal di Maluku

Economy

Simulasi Keadaan Darurat, Pertamina Patra Niaga Sigap Tangani Insiden Truk Skid Tank Yang Terbakar

Economy

Persiapan Nataru 2024, Pertamina Bersama Disperindag Merauke Sidak SPBU Pastikan Kualitas Pertamax

Economy

Pasca Gempa Papua, Pertamina Pastikan Operasional Berjalan Lancar

Economy

Pertamina Pastikan Ketersediaan BBM Evakuasi Banjir Bandang