Home / Headline

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Alami kebocoran, 5 awak Kapal Yuni Bahari berhasil diselamatkan Tim SAR Gabungan 

Banda, PT  – Kapal Yuni Bahari berpenumpang 5 awak kapal yang mengalami kebocoran di tengah lautan Banda berhasil diselamatkan Pos SAR Banda dan Unsur Gabungan pada Sabtu, 01/8/2026.

 

Kelima korban berhasil evakuasi Tim SAR Gabungan dengan selamat dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga di Pulau Banda.

 

Ezau Risamasu selaku Koordinator Pos SAR Banda menyampaikan “Informasi Kondisi Membahayakan Jiwa Manusia ini kami terima dari Bapak Robo. Pada Sabtu, 01/8 sekitar pukul 12.55 wit.

 

Selaku keluarga, menyampaikan meminta bantuan SAR terhadap Kapal tersebut yang mengalami kebocoran dilautan Banda tepatnya disekitar Selatan Perairan Pulau Run, Kabupaten Maluku Tengah. Tim SAR Gabungan kemudian dikerahkan menggunakan RIB menuju lokasi kejadian dengan jarak -+ 16,3 Nautical Mile, Heading 242.82°arah Barat Daya.

 

Sekitar pukul 15.24 wit, Kapal tersebut berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan pada jarak -+ 18 Nautical Mile arah Barat Laut dari lokasi kejadian. Setelah dilakukan koordinasi dengan awak kapal bahwa, kebocoran sedikit berhasil diperbaiki dan kapal dapat melanjutkan perjalanan kembali.

Baca Juga  Pastikan Jaminan Perawatan Berjalan Baik, Direksi Jasa Raharja Tinjau Korban KMP Putri Yasmin di Rumah Sakit

 

RIB Pos SAR Banda selanjutnya mendampingi Kapal kayu tersebut melanjutkan perjalanan menuju Pulau Banda Neira. Dan pada pukul 00.30 wit tanggal 02/8 Tim SAR Gabungan bersama Kapal Yuni Bahari tiba dengan selamat di Pelabuhan Rakyat Banda selanjutnya seluruh korban diserahkan kepada pihak keluarga.

 

Menurut informasi, Kapal Kayu tersebut bertolak dari Kota Ambon pada tanggal 31/7 dengan tujuan Pulau Banda Neira. Namun setibanya di sekitar Perairan Pulau Run, kapal dihantam gelombang hingga mesin alkon mengalami kerusakan dan kapal mengalami kebocoran. Alhamdulillah setelah berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan para awak kapal menyampaikan bahwa kebocoran sedikit berhasil diperbaiki dan kapal dapat melanjutkan perjalanan kembali. Kapal tersebut selanjutnya di dampingi RIB Pos SAR Banda guna melanjutkan perjalanan dan berhasil tiba dengan selamat di Pulau Banda.

Baca Juga  Awaluddin: Ekosistem Terintegrasi Kunci Jasa Raharja Hadirkan Pelayanan Maksimal kepada Masyarakat

 

Data korban :

1. La Ajo (Nahkoda) 41/L

2. Ruslan 33/L

3. La Ante 54/L

4. La Anto 31/L

5. Salman 55/L

 

Operasi SAR melibatkan berbagai Unsur Potensi diantaranya, Pos SAR Banda, Polairud Banda, Koramil Banda, dan Keluarga korban.

 

Alut dan Palsar yang digunakan diantaranya, RIB Pos SAR Banda, longboat masyarakat, dan Rescue Car.

 

Cuaca dilapangan dilaporkan Cerah berawan, angin tenggara kecepatan 26 knots, dan tinggi gelombang 2,5 meter.

 

Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. Humassar301

Share :

Baca Juga

Headline

Nelayan asal Pulau Saparua ditemukan meninggal dunia

Headline

Basarnas Ambon resmi tutup Operasi SAR KM. Indo Perkasa 03 yang tenggelam di Laut Aru

Headline

Pangkodau III Tinjau Dapur SPPG di Lanud Pattimura Ambon

Headline

Wagub Maluku Pimpin Apel Perdana 2026, Tekankan Pentingnya Kerja Berbasis Sistem dan Disiplin ASN

Headline

Nelayan asal Kota Tual Berhasil ditemukan Selamat di Hari Keempat Pencarian 

Headline

Kapolda Maluku: Siapa Pun Pemimpinnya, Keamanan Harus Dirasakan Masyarakat

Headline

Mediasi Bukan Putusan PTUN, Kakisina Minta Voting Raja Soya

Headline

Telkomsel Apresiasi Dua Guru dari Maluku yang Bersinar di Panggung Nasional Terpujilah GURU 2026