Home / Economy / Kota Ambon

Selasa, 22 Juli 2025 - 11:43 WIB

Tekan Inflasi dan Permudah Akses Bahan Pokok, Pemkot Gelar Gerakan Pangan Murah 

Ambon, PT-  Dalam upaya menekan laju inflasi dan meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap kebutuhan pokok, Pemerintah Kota Ambon melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Kecamatan Nusaniwe, Selasa 22 Juli 2025.

Program ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, khususnya terhadap komoditas seperti bawang merah dan bawang putih yang dijual dengan harga lebih murah dari harga pasar.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Ambon, Muhammad Abdul Aziz, mengatakan bahwa program pangan murah ini secara langsung membantu masyarakat, baik dalam menekan inflasi maupun meningkatkan ketersediaan pangan.

“Seluruh komoditas ini bersumber dari petani lokal, sementara bawang merah dan bawang putih didatangkan langsung dari distributor. Ke depan, stok akan kami tambah lagi, terutama pada minggu kedua hingga minggu keempat Agustus 2025,” jelasnya.

Baca Juga  Wali Kota Ambon Dukung Peningkatan Pendidikan dan Kewirausahaan Mahasiswa UT Ambon

Adapun komoditas dan harga yang ditawarkan dalam Pasar Murah Kecamatan Nusaniwe antara lain:

Beras Premium: Rp 75.000 (5 Kg)

Beras SPHP: Rp 63.000 (5 Kg)

Telur Ayam Ras: Rp 54.000 (1 rak)

Cabai Rawit: Rp 40.000 (1 Kg)

Cabai Keriting: Rp 35.000 (1 Kg)

Bawang Putih: Rp 25.000 (1 Kg)

Bawang Merah: Rp 25.000 (1 Kg)

Tomat: Rp 15.000 (1 Kg)

Sayuran Hijau (Kangkung, Bayam, Sawi): Rp 5.000 (per ikat)

Gula Pasir: Rp 16.000 (1 Kg)

Baca Juga  M. Latif: Sinergi dan Inovasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Maluku

Minyak Goreng (botol): Rp 18.000

Sementara itu, Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toiusutta menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin TPID untuk menjaga stabilitas harga di tengah masyarakat, khususnya saat cuaca ekstrem yang memengaruhi distribusi pangan.

“Hari ini kita gelar di Nusaniwe. Minggu depan, giliran Kecamatan Passo. Kegiatan ini terbuka bagi warga sekitar dan terbukti sangat diminati. Bawang merah dan putih habis cepat, masing-masing disediakan 200 kilogram,” ujarnya.

Pemerintah Kota Ambon melalui TPID akan terus melakukan evaluasi mingguan terhadap efektivitas pasar murah, termasuk pemantauan harga dan potensi kelangkaan bahan pokok di pasar. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Danlanud Pattimura Terima Penghargaan dari Mensos

Economy

Safari Ramadhan Kelima Pemkot Ambon, Lekransy :  Gubernur Maluku Hadir, 100 Paket Sembako Dibagikan

Kota Ambon

Pemkot Dorong Realisasi Program 3 Juta Rumah Murah untuk MBR

Economy

PNM Ambon Berbagi Kebahagiaan dengan 140 Anak Yatim dan Dhuafa

Economy

AGUSTUS 2024 SEKTOR JASA KEUANGAN TERJAGA STABIL, DI TENGAH KETIDAKPASTIAN YANG MASIH TINGGI

Economy

Wujud Nyata CSR Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Merauke Dukung Pemberdayaan Kelompok Wanita Papua

Economy

Wali Kota Dorong Seni Qasidah Jadi Penguat Branding “Ambon City of Music”

Kota Ambon

Jasa Raharja Catat Penurunan Jumlah Santunan selama Nataru