Home / Kab.Kep.Aru

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:53 WIB

Pemkot Ambon Gelar Malam Keakraban Bersama Eks Warga Pasar Gambus

module: a; 
hw-remosaic: 0; 
touch: (-1.0, -1.0); 
modeInfo: ; 
sceneMode: Night; 
cct_value: 0; 
AI_Scene: (-1, -1); 
aec_lux: 17.0; 
hist255: 0.0; 
hist252~255: 0.0; 
hist0~15: 0.0;

module: a; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 17.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Ambon, Pusartimur.com- Pemerintah Kota Ambon melalui Kelurahan Uritetu menggelar malam keakraban bersama eks warga Pasar Gambus, RT 002/RW 002.

Kegiatan Malam Keakraban yang berlangsung di Kantor Kelurahan Uritetu, Minggu (19/5/2024) dihadiri oleh Penjabat Walikota Ambon, Lurah Uritetu, H. Risakotta seluruh RT, eks warga Pasar Gambus.

Penjabat Walikota Ambon, Bodewin Wattimena mengatakan, atas nama pemerintah kota Ambon meminta maaf kepada eks warga pasar gambus karena sudah 24 tahun lalu menempati lahan tersebut.

“24 tahun itu tidak singkat, dan pasti sudah digunakan untuk kelangsungan hidup. Akan tetapi, dengan suka rela eks warga pasar gambus mengembalikan lahan tersebut kepada pemerintah untuk melakukan peningkatan pembangunan,” ucapnya.

Diakui, Pemerintah bisa saja memakai kekuasaan untuk merebut apa yang menjadi milik pemerintah. Tetap, bagi saya itu bukan jalan keluar yang terbaik.

Baca Juga  Polsek Saparua Tertibkan Parkir Kendaraan Dan PKL

“Kalau kita masih bisa duduk berdiskusi, berdialog, bersepakat. Kenapa, kota harus menggunakan cara-cara yang nantinya dapat meninggalkan sakit hati dan lainnya,” tukasnya.

Lanjutnya, secara khusus kepada warga Kelurahan Uritetu, saya ucapkan terimakasih atas dukungan dan sportif selama kepemimpinan 2 tahun di kota Ambon.

Ditambahkan, masih banyak program yang harus dilakukan oleh pemerintah Kota Ambon, salah satunya yang menjadi harapan yakni bagian Mardika akan menjadi tempat yang baru untuk mengatasi kemacetan di kota Ambon.

“Mudah-mudahan di tahun depan dibuat jalan Pancang di Mardika supaya kita bisa mengatur kemacetan yang ada di Jalan Tulukabessy dan Batu Merah. Kalau ini bisa dibuat, maka saya yakin Kota ini akan semakin baik,” jelasnya.

Dijelaskan, eks warga pasar Gambus yang telah keluar, itu agar Pemerintah Kota Ambon bisa mengatasi persoalan mobil terk yang ada di depan Pelindo dan dibawah jembatan Merah Putih yang mengganggu aktivitas bergereja dan lainnya.

Baca Juga  Mantapkan Langkah di PDIP, Tahapary - Taher Siap Berkompetisi

Sementara, di sisi bagian belakang akan dibangun lapak-lapak untuk eks warga pasar gambus dapat berjualan.

“Itu janji saya, dan sudah disampaikan ke Penjabat Walikota Ambon yang baru. Saya bilang yang lain bisa dirubah, tapi khusus pasar gambus jangan rubah kebijakan saya karena itu sudah sepakat dengan warga kelurahan Uritetu,” jelasnya.

Diharapkan, apa yang dilakukan kepada eks warga pasar gambus akan menjadi contoh di Kota Ambon kedepan dengan cara bicara baik-baik dari hati ke hati.

“Dimana-mana saja saya akan berbicara terkait pasar gambus. Dari pasar gambus ini terpancar bukti Ambon Vor Samua,” tandasnya. (PT-01).

Share :

Baca Juga

Kab.Kep.Aru

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mess Transit Lanud Pattimura Ambon

Kab.Kep.Aru

SABIRIN BUKA SINKRONISASI DAN IMPLEMENTASI SATU DATA INDONESIA

Kab.Kep.Aru

KAKANWIL HARAP MALUKU JADI PIONIR DI INDONESIA TIMUR

Kab.Kep.Aru

Maknai 29 Tahun Perjalanan, Telkomsel Berkomitmen untuk Maju Serentak Berikan Dampak Bagi Indonesia

Kab.Kep.Aru

Hasil Kolaborasi PT PIS dan KLHK Sukses Temukan Individu Baru di Teluk Cendrawasih Nabire

Kab.Kep.Aru

Polsek Manipa Amankan dan Sukseskan Bakes

Kab.Kep.Aru

Jelang Idul Adha, Karyawan Hotel Santika Premiere Ambon Sumbang Dua Ekor Kambing

Kab.Kep.Aru

TNI di Aru Gelar Pasar Murah dan Bakti Kesehatan Menyongsong HUT ke – 80 TNI