Home / DPRD Kota Ambon

Selasa, 25 Maret 2025 - 15:52 WIB

Mendorong Pembangunan Inklusi di Kota Ambon, Laturiuw : Peran Data dan Kolaborasi Multi-Pihak

Ambon, pusartimur.com- Pembangunan inklusi di Kota Ambon menjadi salah satu prioritas yang harus terus didorong, terutama dalam kaitannya dengan program-program prioritas yang telah dicanangkan oleh Walikota.

Salah satu aspek penting dalam mewujudkan pembangunan inklusif adalah pendekatan berbasis data yang lebih terperinci, terutama dengan mengacu pada tingkat desa.

“Rumah Generasi telah menunjukkan peran positif dalam mendukung pembangunan inklusif dengan menggunakan pendekatan berbasis data desa,”kata anggota Komisi II DPRD Kota Ambon, Christianto Laturiuw kepada media di Gedung DPRD Kota Ambon, Selasa 25 Maret 2025.

Pendekatan ini memungkinkan pengumpulan data yang lebih akurat dan faktual di lapangan. Misalnya, dengan langsung menemui penyandang disabilitas di setiap desa, data yang diperoleh akan lebih valid dan dapat menjadi acuan dalam perencanaan kebijakan.

Baca Juga  Instead of a Sports Fan, Become a Sports Participant

Selain itu, data yang disajikan harus selaras dengan perencanaan APBD Kota Ambon, sehingga program pembangunan inklusif dapat dimasukkan dalam anggaran daerah. Dengan demikian, kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat dan memastikan tidak ada kelompok yang tertinggal.

Keterbatasan anggaran daerah sering menjadi kendala dalam pelaksanaan program pembangunan. Oleh karena itu, peran sektor swasta melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menjadi solusi yang perlu dimanfaatkan secara optimal.

Forum TJSL yang sudah ada di Kota Ambon dapat menjadi wadah bagi perusahaan untuk berkontribusi dalam pembangunan, baik dalam bentuk bantuan sarana dan prasarana, pendidikan, maupun program sosial lainnya.

Salah satu sektor utama yang menjadi perhatian adalah pendidikan. Saat ini, sudah ada 48 sekolah rujukan yang menjadi bagian dari program inklusi.

Baca Juga  Gunawan : Dishub Harus Tegas Tertibkan Terminal Bayangan di Kota Ambon

Namun, penting untuk memastikan bahwa sekolah-sekolah ini benar-benar menjalankan fungsinya dengan baik. Pengawasan terhadap data Dapodik (Data Pokok Pendidikan) menjadi kunci agar tidak ada ketidaksesuaian antara data sistem dan kondisi faktual di lapangan.

Untuk mencapai pembangunan inklusif yang efektif, diperlukan sinergi antara pemerintah, komunitas seperti Rumah Generasi, sektor swasta, serta pengawasan yang ketat dari DPRD Kota Ambon.

Dengan pendekatan berbasis data yang valid, optimalisasi dana APBD, serta keterlibatan perusahaan dalam program TJSL, Kota Ambon dapat mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh warganya. (PT)

Share :

Baca Juga

DPRD Kota Ambon

Gunawan : Dishub Harus Tegas Tertibkan Terminal Bayangan di Kota Ambon

DPRD Kota Ambon

Tamaela Tegaskan Dua Perda Resmi Ditetapkan, Tiga Lainnya Menyusul

DPRD Kota Ambon

Konflik Internal di SD 90 Wayame: Mediasi dan Solusi untuk Keharmonisan Sekolah

DPRD Kota Ambon

DPRD Kota Ambon Gelar Rapat Paripurna Pengambilan Sumpah Janji Anggota Baru

DPRD Kota Ambon

Komisi I DPRD Ambon Fasilitasi Sengketa HGB 170 Negeri Passo: Dua Rekomendasi Penting Dikeluarkan

DPRD Kota Ambon

DPRD Kota Ambon Gelar Rapat Paripurna Serah Terima Jabatan dan Pidato Perdana Wali Kota Ambon 2025-2030

DPRD Kota Ambon

Komisi II DPRD Ambon Soroti Ketidakterisian Formasi PPPK dan Tekankan Perencanaan Kepegawaian yang Matang

DPRD Kota Ambon

Perayaan Natal DPRD Kota Ambon 2025: Pesan Damai Sejahtera, Kolaborasi, dan Penguatan Pelayanan Publik