Home / Kota Ambon

Jumat, 21 Maret 2025 - 17:11 WIB

Soal Pembayaran Tanah Dermaga Fery Hunimua Liang, Malawat : Sudah Ada Pembayaran

AMBON, Pusartimur.com – Kasus tanah Dermaga Fery Hunimua Liang Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku yang digunakan oleh ASDP Cabang Ambon, Provinsi Maluku untuk aktivitas penyeberangan Hunimua – Waipirit, berbuntut panjang.

Pasalnya, tanah seputaran dermaga Fery Hunimua Liang yang digunakan PT ASDP Cabang Ambon akan ditutup oleh dati Said Lessy sebagai pemilik tanah dimaksud.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku , M. Malawat kepada wartawan mengatakan, masalah tanah pada lokasi dermaga Fery Hunimua Liang sudah dibayar.

“ Tanah pada lokasi Dermaga Fery Hunimua Liang sudah dibayar 0leh PT ASDP Cabang Ambon,” jelas Malawat kepada wartawan di Kantor DPRD Provinsi Maluku, usai mengikuti rapat bersama Komisi III DPRD, Jumat (21/3/2025) .

Ditanya pembayarannya kepada pemerintah negeri Liang melalui dati marga Aly Lesy, Malawat mengatakan, pihaknya tidak tahu pembayaran tanah tersebut kepada masyarakat marga siapa.” Saya tidak tau PT ASDP Cabang Ambon, bayar kepada kluarga siapa,” katanya.

Baca Juga  Dinkes Kota Ambon Paparkan Capaian Program Prioritas Kesehatan Tahun 2025

Disinggung tentang terjadinya adu mulut masyarakat pemilik tanah dengan dirinya di Dermaga Fery Hunimua Liang, Rabu (19/3/2025), sehingga masyarakat menyampaikan bahwa Kadis parlente (bohong ), ia menggaku itu masyarakat liang yang ribut .

DATI SAID LESY
Diitempat terpisah, Dati Said Lesy, kepada Wartawan menuturkan, tanah yang di jual Oleh Abdul Samat Lesy alias Lesi Lasiluhu kepada ASDP Cabang Ambon Provinsi Maluku merupakan tanah milik negeri Liang.

“Sebagai masyarakat Negeri Liang, kita akan menutup dermaga Fery Hunimua, karena Pemerintah Negeri liang dan Dati Lessy tidak menjiual tanah tersebut kepada PT ASDP Cabang Ambon,“ terangnya.

Baca Juga  Jalin Silaturahmi, Komisaris Pertamina Kunjungi Kapolda Papua Irjen Pol Patrige Renwarin

Lesy menjelaskan tanah yang ada di seputar dermaga Fery Hunimua sejak tahun 1978 diberikan ijin oleh staf Negeri Liang, Aly Lesy kepada Dirjen Perhubungan Darat, “ Kompensasi yang diberikan oleh staf Negeri Liang itu ialah pembagian hasil tanah tersebut 70 persen untuk Negeri Liang, sedangkan 30 persen untuk Dirjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan RI,” tegasnya.

Selanjutnya, kata Lesy, tahun 1979 Said Wali yang adalah Staf Negeri Liang memberikan ijin kepada Dirjen Pariwisata dan Pemerintah Daerah Provinsi Maluku untuk membangun sarana dan prasarana Wisata di seputaran Pantai liang, dan hasilnya akan dibagi 30 persen untuk Dirjen Pariwisata dan Pemda Maluku,70 persen untuk Negeri Liang. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Beda Pencitraan Dan Kerja Nyata , Wali Kota – Wawali Komitmen Bikin Bagus Ambon

Economy

Pemkot Ambon Terapkan Tarif Retribusi Ikan Terukur, Dorong Peningkatan PAD dan Kepastian Bagi Pedagang

Kota Ambon

Mendikdasmen: Inisiatif Jasa Raharja dan Korlantas Polri dalam Pendidikan Lalu Lintas

Kota Ambon

Pembangunan Rumah Sakit Mata di Ambon: Menuju Pusat Layanan Kesehatan Mata di Indonesia Timur

Economy

Tingkatkan Perlindungan Lakalantas di Maluku, Siloam Hospital Kolaborasi Bersama Jasa Raharja Gelar Media Gathering

Kota Ambon

Pemkot Ambon Dorong Penguatan Iman ASN Lewat Pengajian Isra Mi’raj Al-Madinah

Kota Ambon

Tasso : Tanamkan Nilai Anti Kekerasan Sejak Dini di Sekolah

DPRD Kota Ambon

Gelar Paripurna, Pj.Walikota Sampaikan 8 Hal Penting