Home / Headline

Rabu, 19 Maret 2025 - 11:22 WIB

Jasa Raharja Kantor Wilayah Maluku Mengadakan Doa Bersama Lintas Sektoral Dalam Rangka Pengamanan PAM Lebaran 1446H Tahun 2025

Ambon, Pusartimur.com – Dalam rangka memohon perlindungan dan keselamatan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 1446H Tahun 2025, PT Jasa Rahrarja Kantor Wilayah Maluku menggelar doa bersama dengan seluruh instansi terkait di Kantor Jasa Raharja pada Rabu, 19/03/2025.

Kegiatan doa bersama ini bertujuan untuk memohon perlindungan dan keselamatan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran, serta memohon kemudahan dan kesuksesan dalam menghadapi arus mudik Lebaran.

Baca Juga  Wattimena Terima Surat Tugas DPP Partai Demokrat

Kegiatan doa bersama ini diikuti oleh Stakeholder terkait, termasuk Polda Maluku, Dinas Perhubungan, dan Stakeholder penyelenggara transportasi Darat, Laut dan Udara.

Baca Juga  Jasa Raharja Peringati HAKORDIA 2025, Perkuat Budaya Integritas dalam Pelayanan Publik

Dengan kegiatan doa bersama ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh perlindungan dan keselamatan dalam melakukan perjalanan mudik Lebaran, serta dapat memohon kemudahan dan kesuksesan kolaborasi antar instansi dalam menghadapi arus mudik Lebaran ujar Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Maluku, M. Erwin Setia Negara. (PT)

Share :

Baca Juga

Headline

Maulani : PT. GMI Belum Produksi Marmer di SBB

Headline

Jasa Raharja Paparkan Skema Terintegrasi pada Rapat Koordinasi Angkutan Lebaran 2026 Kementerian Perhubungan

Headline

Uluputty Desak Pemerintah Percepat Kesiapan Hadapi Kebakaran Hutan 2025

Headline

Ahli Waris Nurlatu Minta Pemprov Maluku Cabut Izin 10 Koperasi di Pulau Buru

Headline

Rayakan Harpelnas 2025, Ini Hadiah Spesial dari Indosat Ooredoo Hutchison untuk Pelanggan

Headline

SHOLAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1446 H / 2025 M, RIBUAN MASYARAKAT PADATI LAPANGAN MERDEKA AMBON

Headline

PB SEMMI Dorong UUD Moratorium Kepulauan: Negara Harus Berlaku Adil

Headline

Gelar RUPS, Jasa Raharja Setor Dividen Rp1,1 Triliun ke Negara