Home / Economy

Rabu, 12 Maret 2025 - 12:10 WIB

Gelar School of Syariah, OJK Maluku Dorong Literasi Keuangan  Melalui GERAK SYARIAH 2025

Ambon, pusartimur.com-– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku menggelar School of Syariah sebagai bagian dari Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK SYARIAH) 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para Da’i dan Da’iyah mengenai keuangan syariah guna mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di Maluku.

Bertempat di Ballroom lantai 5 Kantor OJK Maluku, acara ini dihadiri oleh perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Kepala Pembinaan Mental dan Sejarah KODAM XV/Pattimura, serta pengurus Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Provinsi Maluku. Para narasumber yang hadir berasal dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Ambon, PT Pegadaian Cabang Ambon, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Maluku, Ditreskrimsus Polda Maluku, serta dosen IAIN.

Baca Juga  Penggunaan QRIS di Kota Ambon Capai 79%, Pemerintah Dorong Digitalisasi Transaksi

Meningkatkan Literasi Keuangan Syariah di Maluku

Kepala OJK Provinsi Maluku, Andi M. Yusuf, menegaskan bahwa keuangan syariah memiliki potensi besar dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara OJK, Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), akademisi, serta komunitas keuangan syariah dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Maluku.

“Melalui GERAK SYARIAH 2025, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya layanan keuangan syariah. Keuangan syariah bukan hanya sesuai dengan prinsip Islam, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas. OJK berkomitmen memperkuat ekosistem keuangan syariah melalui edukasi, peningkatan regulasi, serta pengembangan produk dan layanan inovatif,” ujar Andi M. Yusuf.

Baca Juga  Kuota Tiket Kapal Gratis Mudik Lebaran 2026 di Maluku Naik Hingga 40 Persen

Strategi dan Kolaborasi untuk Memperluas Inklusi Keuangan Syariah

Perkembangan keuangan syariah di Maluku menunjukkan tren positif, namun tantangan seperti rendahnya literasi dan akses keuangan masih perlu diatasi. Oleh karena itu, Training of Trainers bagi Da’i dan Da’iyah menjadi langkah strategis dalam memperluas edukasi keuangan syariah ke seluruh lapisan masyarakat.

Di akhir kegiatan, OJK Maluku mengajak seluruh pelaku industri keuangan syariah untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah di Maluku. Dengan kerja sama erat antara regulator, pemerintah, pelaku usaha, akademisi, serta masyarakat, diharapkan industri keuangan syariah dapat tumbuh lebih pesat dan memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat Maluku. (PT)

 

Share :

Baca Juga

Economy

Kemenhub RI Kembali Tetapkan Bandara Pattimura Ambon Berstatus Internasional 

Economy

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM Terpenuhi Pasca Longsor Trans Nabire

Economy

Swiss-Belhotel Ambon dan Zest Ambon Gelar Jalan Santai dalam Rangka HUT Swiss-Belhotel International ke-38

Economy

Swiss-Belhotel Ambon & Zest Ambon Gelar Jalan Sehat Bersama Peringati National Walking Day 2026

Economy

OJK Maluku Genjot Akses Keuangan di Pulau Buru Lewat Edukasi dan Sinergi TPAKD

Economy

Oktober 2024, Maluku Alami Inflasi Sebesar 0,65 Persen

Economy

Terobosan Atasi Tunggakan Iuran, BPJS Kesehatan Sempurnakan Program Cicilan dan Endowment Fund

Economy

Tren Deflasi Berakhir, InflasiMaluku Terkendali