Home / Kota Ambon

Rabu, 5 Maret 2025 - 12:17 WIB

Musrenbang dan Suara Anak Kota Ambon, Walikota : Mewujudkan Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan

Ambon, pusartimur.com- Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) adalah mekanisme perencanaan dari pemerintah yang menggunakan pendekatan bottom-up. Tujuan utamanya adalah menyerap aspirasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat umum, untuk merancang dan merencanakan pembangunan yang tepat sasaran.

“Di Kota Ambon, Musrenbang dilakukan secara bertahap, mulai dari tingkat desa/kelurahan/negeri, kecamatan, kota, provinsi, hingga nasional. Pendekatan ini memastikan bahwa kebutuhan masyarakat dapat diakomodasi dalam kebijakan dan program pembangunan daerah,” kata Walikota Ambon, Bodewin M Wattimena, Rabu 5 Maret 2025 di ruang Vllisengen Balai Kota Ambon.

Diakui, Salah satu aspek penting dalam Musrenbang adalah partisipasi anak-anak. Berdasarkan regulasi pemerintah tahun 2011, anak-anak diberikan ruang untuk menyampaikan kebutuhan mereka agar dapat dipertimbangkan dalam perencanaan pembangunan.

“Suara Anak Kota Ambon merupakan forum di mana anak-anak berkumpul dan bermusyawarah untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah. Dalam forum ini, mereka mengutarakan kebutuhan dan harapan mereka, yang kemudian dikombinasikan dalam program pembangunan daerah,” paparnya

Baca Juga  Wali Kota Ambon: Pemkot Maksimalkan Anggaran di Tengah Penurunan Transfer Keuangan Daerah

Untuk itu, Pemerintah Kota Ambon menyambut baik kegiatan ini karena suara anak adalah cerminan dari kebutuhan generasi muda yang perlu dipenuhi demi masa depan yang lebih baik. Dengan mendengar aspirasi anak-anak, pemerintah dapat menyusun kebijakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Saat ini, tantangan dalam perlindungan anak semakin kompleks. Jika dulu orang tua bisa mengawasi anak-anak mereka saat bermain di luar rumah, kini tantangan tersebut berbeda.

“Anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu dengan gadget dan internet, yang dapat memberikan dampak positif maupun negatif. Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk memastikan bahwa anak-anak tetap terlindungi dalam lingkungan digital yang semakin berkembang,” tuturnya.

Dalam Musrenbang, sering kali terjadi perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan adalah hal yang esensial untuk tumbuh kembang anak, seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan. Sementara itu, keinginan lebih bersifat pribadi atau kelompok tertentu. Oleh karena itu, Musrenbang Anak harus fokus pada kebutuhan yang berdampak luas bagi seluruh anak di Kota Ambon.

Baca Juga  Strategi Pemkot Ambon Kendalikan Inflasi dan Tindak Pungli ASN

Pemerintah Kota Ambon memiliki visi untuk membangun kota yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan. Salah satu prioritas utama adalah memastikan bahwa pembangunan kota memperhatikan hak-hak perempuan, anak, dan penyandang disabilitas.

Saat ini, Kota Ambon telah mengalami peningkatan dalam indikator Kota Layak Anak. Namun, masih ada tantangan yang perlu diatasi agar Ambon dapat mencapai tingkat tertinggi dalam kategori tersebut.

Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan evaluasi dan identifikasi terhadap kebutuhan pembangunan anak agar kota ini semakin ramah bagi generasi muda. (PT)

 

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

PJ WALIKOTA AMBON PAPARKAN DUA INDIKATOR PRIORITAS DALAM EVALUASI KINERJA

Economy

Pattimura Festival 2026 Digelar di Ambon, Pemkot Luncurkan Program Ambon Bersih dan Penanaman 5.000 Anakan

Kota Ambon

10 Malam Terakhir Ramadan, Wawali Ambon Bagikan Paket Makanan Sahur Kepada Umat Muslim yang Beritikaf di Masjid

Kota Ambon

Kakisina Pertanyakan Sikap Pemkot Ambon Soal Putusan PTUN dan Sengketa Mata Rumah Parentah Negeri Soya

Kota Ambon

Polresta Ambon Gelar Farewell Parade Sambut Kapolresta Baru

Kota Ambon

Musyawarah Hative Kecil Susun RKP 2026: Fokus Pembangunan Berkelanjutan

Economy

BPPRD Kota Ambon Targetkan Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Pajak Tahun 2025

Kota Ambon

Sapulette : Jabatan Sudah Ditentukan Tuhan, Tinggal Menunggu Waktu