Home / Economy

Selasa, 1 Oktober 2024 - 11:39 WIB

Per 1 Oktober 2024, Pertamax Series dan Dex Series Turun Harga di Papua Maluku

Jayapura, pusartimur.com- PT Pertamina Patra Niaga mengumumkan penurunan harga untuk produk Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi yakni Pertamax Series dan Dex Series. Penurunan harga ini berlaku di seluruh Indonesia mulai 1 Oktober 2024.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari menyatakan bahwa harga BBM non subsidi akan terus disesuaikan mengikuti tren harga rata-rata publikasi minyak yakni Mean of Platts Singapore (MOPS) atau Argus dan juga mempertimbangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika.

“Evaluasi dan penyesuaian harga untuk BBM Non-subsidi akan terus kami lakukan secara berkala setiap bulannya. Bisa tetap, bisa naik dan bahkan bisa turun, tergantung trend harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Oktober ini, semua harga BBM Non Subsidi Pertamina mengalami penurunan harga,” jelas Heppy.

Untuk penyesuaian harga ini berlaku di seluruh Indonesia dari Aceh hingga Papua dengan perbedaan harga menyesuaikan masing-masing provinsi.

“Kami terus berkomitmen untuk menyediakan produk dengan kualitas yang terjamin dengan harga yang kompetitif di seluruh wilayah Indonesia,” imbuh Heppy.

Baca Juga  Pj Walikota Himbau Warga Ambon di Daerah Rawan Bencana Waspada

Di tempat terpisah, Edi Mangun selaku Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku mengungkapkan penyesuaian harga BBM non subsidi bersifat fluktuatif setiap bulannya mengikuti mekanisme pasar.

“Terkait harga BBM non subsidi memang dari Pertamina mempertimbangkan banyak hal diantaranya bisa dari harga minyak mentah, publikasi MOPS dan Kurs, sehingga ini sifatnya fluktuatif, bisa naik bisa turun juga,” jelas Edi.

Meskipun demikian, Edi menyatakan bahwa harga BBM subsidi seperti halnya Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan, yaitu tetap Rp10.000 per liter untuk Pertalite dan Rp6.800 per liter untuk Biosolar.

“Kalau untuk harga BBM subsidi menyesuaikan dari kebijakan Pemerintah karena ini termasuk instrumen penting Pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli serta untuk meringankan beban masyarakat,” unggahnya.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen menyediakan pasokan produk BBM berkualitas hingga ke pelosok daerah.

Baca Juga  Dewi Aryani Suzana dan Harwan Muldidarmawan Terpilih Sebagai The Next Future Leader 2025 oleh Infobank Media Group

“Tentu dengan adanya penyesuaian ini, kami yakin bahwa harga BBM Pertamina paling kompetitif dengan tetap menjamin pasokan BBM tersalurkan hingga ke pelosok terpencil seperti halnya dari Maluku hingga ujung Papua,” imbuhnya.

Untuk informasi lengkap mengenai seluruh harga produk Pertamina terbaru, masyarakat dapat mengakses https://www.pertamina.com/id/news-room/announcement/daftar-harga-bahan-bakar-khusus-non-subsidi-tmt-1-oktober-2024-semua-zona atau dapat langsung menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.

Berikut daftar harga BBM non subsidi Pertamina mulai 1 Oktober 2024 :

Maluku
Pertamax Rp 12.400
Dexlite Rp 13.000

Maluku Utara
Pertamax Rp 12.400
Dexlite Rp 13.000

Papua
Pertamax Rp 12.400
Pertamax Turbo Rp 13.000
Dexlite Rp 13.450

Papua Barat
Pertamax Rp 12.400
Dexlite Rp 13.000
Pertamina Dex Rp 13.450

Papua Barat Daya
Pertamax Rp 12.400
Dexlite Rp 13.000
Pertamina Dex Rp 13.450

Papua Selatan
Pertamax Rp 12.400
Dexlite Rp 13.000

Papua Pegunungan
Pertamax Rp 12.400
Dexlite Rp 13.000

Papua Tengah
Pertamax Rp 12.400
Dexlite Rp 13.000. (PT)

 

Share :

Baca Juga

Economy

Indosat Ooredoo Hutchison Pertahankan Profitabilitas dan Perkuat Fondasi Bisnis di Tengah Dinamika Pasar yang Menantang

Economy

Pemprov Maluku – OJK Canangkan Gerakan Tolak Judi Online

Economy

SILATURAHMI KEPALA JASA RAHARJA KANTOR WILAYAH MALUKU DENGAN PANGDAM XV/PATTIMURA

Economy

Persiapan Angkutan Lebaran 2026 di Maluku, ASDP Operasikan Kapal 24 Jam di Lintasan Hunimua–Waipirit

Economy

Desember 2024, Tiga Kabupaten/Kota di Maluku Alami Inflasi Sebesar 1,28 Persen

Economy

Berbagai Perlombaan Meriahkan Salam Fest x Moluccas Digifest 2025

Economy

Tingkatkan Keaktifan Peserta JKN, BPJS Kesehatan Gelar Forum Bersama Pemerintah Kota Tual

Economy

Tingkatkan Efektivitas Pengawasan Obat dan Makanan di Maluku, BPOM Ambon Gelar Bimbingan Teknis Wartawan