Home / Politik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:04 WIB

PKB Maluku Mulai Penjaringan Caleg, Bidik Kemenangan Pemilu 2029 dan 2031

oplus_0

oplus_0

AMBON, PT- Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maluku mulai mempersiapkan langkah strategis untuk menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 dan 2031 melalui peluncuran program kick-off Pencalegan dini bakal calon anggota legislatif (caleg), Sabtu (10/10/2020) di salah satu cafe di Kota Ambon.

Ketua DPW PKB Maluku, Basri Damis, mengatakan program tersebut merupakan langkah konkret partai untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyiapkan kader dan bakal calon legislatif jauh sebelum tahapan pemilu berlangsung.

Menurut Basri, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari strategi politik PKB Maluku untuk memastikan kesiapan partai menghadapi berbagai dinamika politik pada pemilu mendatang.

Ket Gam : Ketua DPW PKB Provinsi Maluku, Basri Damis

Ia menjelaskan, konsolidasi struktur partai di tingkat cabang telah diselesaikan. PKB Maluku juga telah melaksanakan musyawarah anak cabang di 119 kecamatan sebagai bagian dari penguatan organisasi.

Selanjutnya, DPW PKB Maluku akan melanjutkan pembentukan struktur hingga tingkat ranting atau desa dengan target lebih dari 1.200 ranting. Penataan infrastruktur partai tersebut ditargetkan rampung pada 20 Desember 2026.

“Program ini menandakan bahwa kita betul-betul sudah siap menghadapi Pemilu 2029. Kita tidak hanya berbicara tentang kesiapan, tetapi mulai bekerja dengan memperkuat struktur dan menyiapkan kader sejak sekarang,” ujar Basri.

Ia menegaskan, kesiapan organisasi menjadi modal penting bagi PKB untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif, baik di DPRD kabupaten/kota, DPRD Provinsi Maluku, maupun DPR RI.

Basri juga menyoroti transformasi PKB sebagai partai nasional yang terbuka bagi seluruh golongan masyarakat, tanpa membedakan latar belakang suku maupun agama.

Menurutnya, meskipun PKB lahir dari rahim perjuangan para ulama Nahdlatul Ulama, perkembangan partai saat ini menunjukkan keterbukaan terhadap keberagaman masyarakat Indonesia.

Ia mencontohkan komposisi anggota DPRD dari PKB yang menunjukkan keterwakilan lintas agama. Kondisi tersebut dinilainya sebagai bukti bahwa PKB semakin berkembang menjadi partai nasional yang mampu merangkul berbagai kelompok masyarakat.

Baca Juga  Jendela Dunia Kita Perkuat Literasi Anak Pelosok, Rustini Sambangi Seram Utara Barat

Karena itu, Basri mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan Cipayung Plus, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Muhammadiyah, serta unsur gereja dan organisasi keagamaan lainnya, untuk bersama-sama mengambil bagian dalam perjuangan politik melalui PKB.

“Kami mengajak seluruh golongan untuk bersama-sama maju dengan PKB. Partai ini terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi bagi masyarakat dan daerah,” katanya.

Basri mengungkapkan, pada Pemilu 2024 PKB berhasil memperoleh 31 kursi dari 39 daerah pemilihan (dapil) DPRD kabupaten/kota di Maluku. Namun, masih terdapat delapan dapil yang belum berhasil menyumbangkan kursi.

Sementara itu, pada tingkat DPRD Provinsi Maluku, PKB berhasil memperoleh kursi di empat dari tujuh dapil yang tersedia.

Capaian tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan strategi pemenangan pemilu berikutnya. Basri menegaskan, partai menargetkan kemenangan di seluruh dapil, baik tingkat kabupaten/kota, provinsi, maupun DPR RI.

Ia juga menyampaikan bahwa setelah konsolidasi struktur selesai, PKB akan memusatkan perhatian pada penguatan kader, pembentukan jaringan saksi, serta persiapan bakal calon legislatif di tingkat kecamatan dan ranting.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB Maluku Bidang Pemenangan Pemilu, Malaka Yaluhun, mengatakan terdapat sejumlah agenda strategis yang menjadi fokus partai untuk menghadapi Pemilu 2029 dan 2031.

Ket Gam : Wakil Ketua DPW PKB Maluku Bidang Pemenangan Pemilu, Malaka Yaluhun.

Salah satu agenda utamanya adalah memperkuat konsolidasi internal serta mengoptimalkan seluruh sumber daya partai guna meningkatkan perolehan kursi legislatif.

Menurut Malaka, keberhasilan PKB pada Pemilu 2024 turut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk efek elektoral pencalonan Muhaimin Iskandar sebagai calon wakil presiden dan kekuatan jaringan partai.

Karena itu, PKB tidak bisa hanya mengandalkan faktor tersebut untuk menghadapi pemilu mendatang. Konsolidasi organisasi, penguatan basis pemilih, serta perluasan jaringan politik harus menjadi prioritas.

Baca Juga  Kasus Pemukulan Perempuan dan Pembakaran Rumah, Telah Dilaporkan ke Polsek Kairatu

Ia juga menekankan pentingnya menyiapkan bakal calon legislatif sejak dini agar mereka memiliki waktu membangun kedekatan dengan masyarakat dan menguji tingkat penerimaan publik.

Malaka turut menyoroti keberadaan dua kader PKB yang menjabat sebagai kepala daerah, yakni Bupati Buru dan Bupati Kepulauan Aru. Potensi tersebut, menurutnya, perlu dibicarakan dan dikelola secara serius sebagai bagian dari strategi politik partai.

Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPW PKB Maluku, Muhajirin Syukur Maruapey, menjelaskan bahwa program penjaringan bakal caleg akan dievaluasi setiap enam bulan.

Ket Gam : Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPW PKB Maluku, Muhajirin Syukur Maruapey.

Proses penjaringan dilaksanakan melalui dua jalur, yakni tingkat DPW PKB Maluku dan tingkat DPC PKB kabupaten/kota.

Untuk memperluas jangkauan pendaftaran, DPW PKB Maluku menyiapkan sistem pendaftaran digital yang dapat diakses melalui telepon seluler. Mekanisme ini ditujukan untuk memudahkan masyarakat, terutama mereka yang tinggal jauh dari pusat kabupaten maupun ibu kota provinsi.

Selain pendaftaran digital, PKB juga menyediakan mekanisme manual bagi masyarakat yang lebih mudah menjangkau kantor partai.

Muhajirin menegaskan, penjaringan tersebut terbuka bagi seluruh kalangan yang ingin menjadi bagian dari PKB dan berkontribusi dalam politik, tanpa membatasi latar belakang suku maupun agama.

Ia mengajak seluruh kader dan bakal calon legislatif untuk membangun komunikasi, koordinasi, serta kolaborasi dalam memperkuat organisasi dan memperluas dukungan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan PKB pada pemilu mendatang sangat bergantung pada keseriusan seluruh kader dalam menjalankan kerja politik sejak dini.

“PKB harus bergerak mulai sekarang. Kemenangan PKB adalah kemenangan seluruh rakyat Maluku, dan kebesaran PKB merupakan kebesaran masyarakat Maluku,” ujarnya.

Melalui program kick off pencalegan sini bakal caleg tersebut, PKB Maluku berharap konsolidasi organisasi dan persiapan kandidat dapat berjalan lebih terarah, sehingga target peningkatan kursi legislatif pada Pemilu 2029 dan 2031 dapat tercapai. (PT)

Share :

Baca Juga

Politik

Murad Ismail Puji PKB Beri Rekomendasi Tanpa Mahar di Pilkada Maluku 2024

Kab.Maluku Barat Daya

Pulang Ke Letti Minta Restu, Hendrik Christian Disambut Ratusan Warga

Kab.Maluku Barat Daya

Diusung 3 Partai, Christian – Pelata Daftar di KPU MBD

Politik

Cawagub AV : Isu Materi Kampanye “Pimpinan Muslim” Buka Fakta Perjalanan Gubernur Sebelumnya

Politik

Kisruh Internal DPD Partai Hanura Maluku Terselesaikan, Alfred Lelau Tegaskan Loyalitas pada Partai 

Kab.Maluku Barat Daya

KPU MBD Resmi Tutup Tahapan Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati

Politik

Mustofa: Kepemimpinan Hamdani Laturua Siap Bawa NasDem Maluku Maju dan Sejahtera

Politik

Peletakan Batu Pertama Kantor DPW Partai NasDem Maluku: Simbol Eksistensi dan Semangat Kebersamaan