AMBON, PT- Festival Ukulele Kecamatan Nusaniwe menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, sekaligus mendorong generasi muda untuk terus melestarikan budaya lokal di Kota Ambon.
Camat Nusaniwe, Quraisin Tuhuteru, S.STP., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, festival ukulele tidak semata-mata berorientasi pada pencarian juara, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat.
“Atas nama Kecamatan Nusaniwe, kami menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta. Kegiatan ini bukan hanya mencari juara, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan, kebersamaan, dan semangat membangun generasi muda,” ujarnya di Khatolik Center Ambon, Kamis (13/8/2026).
Ia mengajak seluruh peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik sekaligus menjadikan festival tersebut sebagai pengalaman yang menyenangkan dan berharga.
Sementara itu, sambutan Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena yang dibacakan Asisten II Pemerintah Kota Ambon, Rustam Simanjuntak, menyampaikan bahwa Kecamatan Nusaniwe merupakan salah satu wilayah yang memiliki kekayaan budaya, kreativitas, dan semangat seni masyarakat.
Menurutnya, ukulele tidak hanya sekadar alat musik, tetapi juga memiliki peran penting dalam memperkuat persaudaraan serta menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Kota Ambon.
“Ukulele bukan hanya sekadar alat musik, tetapi juga memiliki peran sebagai perekat persaudaraan dan identitas budaya yang harus dilestarikan,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Ia menilai Festival Ukulele Kecamatan Nusaniwe bukan sekadar perlombaan, melainkan momentum untuk merayakan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya, khususnya di kalangan generasi muda.
Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjadikan festival tersebut sebagai proses pembelajaran dan pengembangan potensi seni yang dimiliki.
Para peserta diharapkan mampu menunjukkan kreativitas, semangat, kecintaan terhadap kebudayaan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan.
“Sportivitas itu penting, tetapi keberanian untuk tampil adalah kemenangan yang sesungguhnya,” pesannya.
Pemkot Ambon berharap kegiatan Festival Ukulele dapat terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi seni sekaligus membentuk karakter yang kuat, disiplin, percaya diri, dan mampu membawa nama Kota Ambon di tingkat yang lebih luas.
Festival Ukulele Kecamatan Nusaniwe juga diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian budaya Ambon, sekaligus menjaga ukulele sebagai salah satu bagian penting dari identitas seni dan musik masyarakat Kota Ambon. (PT)








