Home / Economy

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:21 WIB

SD INPRES 59 TAWIRI BELAJAR LANGSUNG DI BANDARA INTERNASIONAL PATTIMURA

AMBON, PT – Mengubah persepsi bahwa bandara hanyalah tempat persinggahan yang kaku untuk naik dan turun pesawat, Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon hari ini membuka pintunya lebar-lebar bagi para siswa-siswi yang didampingi langsung oleh para guru dan juga kepsek SD Inpres 59 Tawiri. Melalui program edukasi “School Goes to Airport”, anak-anak diajak menjelajahi fasilitas bandara dan melihat langsung bagaimana sebuah bandar udara beroperasi mengutamakan kenyamanan dan keamanan penumpang.

“Kami sangat antusias menyambut kehadiran adik-adik dari SD Inpres 59 Tawiri. Bandara Pattimura bukan sekadar infrastruktur transportasi, melainkan juga jendela edukasi dan ruang publik bagi masyarakat sekitar. Kami berharap kunjungan ini dapat menumbuhkan cinta kedirgantaraan sejak dini dan menginspirasi mereka untuk berani bermimpi menjadi bagian dari ekosistem penerbangan di masa depan,” ungkap *Johan Seno Acton, General Manager Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon.*

Petualangan edukatif ini dirancang dengan alur yang mensimulasikan perjalanan seorang penumpang, dipandu yang langsung oleh tim operasional bandara.

*Memulai Perjalanan di Area Check-In* Rombongan siswa memulai tur mereka di Check-in Area. Di sini, anak-anak diperkenalkan dengan meja pelaporan tempat penumpang menukarkan tiket dengan boarding pass (pas masuk pesawat). Petugas menjelaskan bagaimana koper dan barang bawaan penumpang ditimbang, diberi label, dan masuk ke atas mesin conveyor untuk disalurkan ke dalam lambung pesawat.

Baca Juga  Angkat Kearifan Lokal, Mitra Binaan CSR Pertamina Patra Niaga Curi Perhatian Pengunjung SALAM FEST 2026 di Kota Ambon

*Edukasi Kedisiplinan di Area X-Ray (Security Check Point)* Setelah memahami proses check-in, para siswa diarahkan menuju area pemeriksaan keamanan (X-Ray). Sebelum memasuki area ini, tim keamanan bandara (Aviation Security) memberikan edukasi yang sangat penting: dimana area ini adalah zona terbatas (Restricted Area). Anak-anak diajarkan aturan tegas bahwa *tidak ada yang boleh merekam video atau mengambil foto* di area pemeriksaan keamanan. Selain itu, petugas juga menyampaikan bahwa terdapat contoh barang-barang yang dilarang dibawa ke dalam kabin pesawat, seperti benda tajam, senjata mainan, hingga batasan cairan.

Menegaskan pentingnya prosedur ini, perwakilan tim Aviation Security, *I Gde Bratha Adi*, memberikan penjelasan khusus kepada anak-anak.

“Pemeriksaan keamanan adalah jantung keselamatan penerbangan. Melalui kegiatan hari ini, kami ingin menanamkan budaya disiplin dan peduli keselamatan sejak dini. Kami mengajarkan adik-adik mengapa barang-barang tertentu dilarang masuk ke pesawat dan mengapa area ini memiliki aturan ketat, seperti larangan memotret, yang semata-mata demi keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa bandara,” jelasnya.

*Menjelajahi Area Ruang Tunggu (Gate 1 & 2)*

Lolos dari pemeriksaan keamanan, raut wajah tegang anak-anak kembali ceria saat menyusuri area ruang tunggu keberangkatan di Gate 1 dan Gate 2. Di area ini, para siswa diedukasi mengenai bagaimana proses penumpang menunggu panggilan keberangkatan sebelum diarahkan masuk ke dalam pesawat (boarding).

Baca Juga  Petal Dreamscapes: Love in Full Bloom, Wedding Expo 2026 Hadirkan Inspirasi Pernikahan Penuh Pesona di Swiss-Belhotel Ambon

 

*Menikmati Pemandangan Pesawat dan Fasilitas Lengkap di Anjungan*

Setelah dari ruang tunggu, siswa-siswi kemudian diajak naik ke area anjungan. Di area inilah para siswa tampak paling antusias karena dapat melihat langsung pesawat yang terparkir di apron dari balik kaca besar. Tidak hanya itu, mereka juga membuktikan sendiri bahwa bandara memiliki fasilitas yang sangat ramah untuk semua kalangan. Anak-anak diperkenalkan dengan berbagai tenant kuliner, area working space (ruang kerja bagi penumpang yang ingin membuka laptop), game station, fasilitas toilet yang bersih, hingga musala yang nyaman untuk beribadah. Kebahagiaan mereka semakin bertambah saat menjumpai Kids Station, sebuah area bermain anak yang disediakan secara khusus oleh pihak Bandara Pattimura agar para penumpang kecil tidak merasa bosan selama menunggu waktu penerbangan.

*Mengakhiri Petualangan di Ruang Kedatangan* Tur edukatif yang penuh keceriaan ini diakhiri dengan menyusuri rute menuju Ruang Kedatangan (Arrival Hall), tempat di mana penumpang dari luar kota mengambil bagasi mereka dan disambut oleh keluarga tercinta. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Jasa Raharja Jadikan Harkitnas 2026 Momentum Penguatan Pelayanan yang Adaptif dan Responsif

Economy

Butuh Talenta Muda di Bidang Seles Executive, Hotel Santika Premiere Ambon Buka Loker

Economy

Pertamina dan BPBD Perkuat Sekolah Siaga Bencana di Ternate

Economy

Inflasi Tetap Terkendali, Maluku Alami Deflasi 0,75 Persen pada Juli 2026

Economy

OJK Maluku Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan di Usia ke-14 Tahun

Economy

Indosat, Nokia, dan NVIDIA Resmikan AI-RAN Research Center, Dorong Inovasi Mobile AI dan Pertumbuhan Digital Indonesia

Economy

Promo Makanan dan Minuman Spesial di Citruz Kitchen and Bar, Zest Ambon – Nikmati Sensasi Kuliner Lezat dengan Harga Terjangkau

Economy

Dorong Ekonomi Maritim Lokal, Pemkot Ambon Salurkan Bantuan Alat Perikanan