AMBON,PT – Aksi begal sepeda motor yang disertai dugaan kekerasan terhadap seorang perempuan terjadi di kawasan Lateri, Kecamatan Baguala, Kota Ambon. Peristiwa tersebut kini telah dilaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Baguala, Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Polda Maluku.
Laporan resmi terkait kasus begal dan kekerasan terhadap perempuan itu tercatat dengan Nomor: LP/B/56/VI/2026/SPKT/Polsek Baguala/Polresta P. Ambon dan P.P Lease/Polda Maluku, tertanggal 20 Juni 2026.
Keluarga korban, E. Theodoor, kepada wartawan di Ambon, Sabtu (21/6/2026), mengungkapkan bahwa korban bernama Gabriela mengalami trauma akibat aksi pelaku yang diduga melakukan pencurian sepeda motor sekaligus tindakan kekerasan.
“Korban sempat berusaha menghindar dan bersembunyi karena merasa sangat takut. Tindakan pelaku begitu agresif dan membuat korban gemetar serta tidak berdaya,” ujar Theodoor.
Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat Gabriela mengendarai sepeda motor menuju Rumah Sakit Bhayangkara di kawasan Tantui untuk mengantarkan barang kepada keluarganya yang sedang berada di rumah sakit tersebut.
Saat melintasi Jalan Raya Lateri, tepatnya di samping jalan masuk Citra Land, korban tiba-tiba dihadang oleh seorang pengendara motor yang melaju cepat dan menghentikan laju kendaraannya.
Menurut keterangan keluarga, setelah korban menghentikan motornya, pelaku langsung mencabut kunci kendaraan, menarik tangan korban dari atas motor, lalu membawa kabur sepeda motor tersebut.
Merasa terancam, korban kemudian melarikan diri dan bersembunyi di pinggir jalan sekitar kawasan depan toko bangunan yang berada di samping Universitas Terbuka Ambon.
Karena situasi yang semakin malam dan kondisi psikologis yang terguncang, korban akhirnya menumpangi angkutan kota untuk pulang ke rumahnya di kawasan Poso, Ambon.
“Sesampainya di rumah, korban terlihat sangat lemas dan syok. Beberapa jam kemudian baru ia menceritakan kejadian yang dialaminya kepada keluarga,” jelas Theodoor.
Mendengar penuturan korban, keluarga langsung mengambil langkah hukum dengan melaporkan kasus tersebut ke Polsek Baguala agar pelaku dapat segera diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Keluarga berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap identitas pelaku dan meningkatkan patroli keamanan di kawasan jalan utama Lateri yang sering dilalui masyarakat, khususnya pada malam hari.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan begal sepeda motor dan kekerasan terhadap perempuan tersebut. (PT)









