Ambon, PT – Cluster Swiss-Belhotel Ambon dan Zest Hotel Ambon kembali menggelar Wedding Exhibition tahunan dengan konsep terbaru bertajuk “Petal Greenscape: Love in Full Bloom”. Kegiatan ini menjadi ajang promosi paket pernikahan sekaligus memperkuat industri pariwisata di Provinsi Maluku.
Cluster General Manager, Yudi Mediayanto, menyampaikan bahwa event ini merupakan agenda rutin yang sempat terhenti dan kini kembali hadir dengan konsep lebih segar dan inovatif.
Dalam Wedding Exhibition tahun ini, pihak hotel menawarkan promo menarik bagi pengunjung yang melakukan pemesanan langsung (DP) selama acara berlangsung.
“Selama tiga hari pelaksanaan wedding exhibition, kami memberikan diskon hingga 50 persen, khususnya untuk pemesanan ballroom yang akan direnovasi pada tahun 2028,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Promo ini menjadi peluang bagi pasangan yang merencanakan pernikahan dalam dua tahun ke depan untuk mengamankan harga terbaik sejak sekarang.
Selain itu, Zest Hotel Ambon juga menghadirkan paket pernikahan yang lebih terjangkau namun tetap elegan, dengan diskon hingga 20 persen serta berbagai bonus menarik, termasuk menu spesial seperti kambing guling.
Ia juga mengungkapkan Swiss-Belhotel Ambon akan melakukan sejumlah pengembangan fasilitas, di antaranya: Renovasi ballroom utama, Pembangunan kolam renang baru, Pembaruan restoran dengan konsep modern dan internasional, Renovasi kamar untuk meningkatkan kenyamanan tamu.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga daya saing hotel sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan.
Selain pernikahan, ballroom hotel juga dapat digunakan untuk berbagai acara lain seperti: Ulang tahun anak dan keluarga, Sweet seventeen, Event komunitas, Kegiatan olahraga seperti zumba.
Pihak hotel bahkan telah menyiapkan instruktur profesional bersertifikasi untuk mendukung berbagai kegiatan tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Melkias Lohy, mengapresiasi penyelenggaraan Wedding Exhibition ini sebagai bagian dari penguatan ekosistem pariwisata daerah.
Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak hanya soal mendatangkan wisatawan, tetapi juga membangun kolaborasi antara pelaku usaha, komunitas, dan pemerintah.
“Pariwisata harus dibangun dengan pendekatan ekosistem, bukan sektoral. Kita perlu membangun jejaring yang kuat agar berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menggabungkan modernisasi dengan kearifan lokal dalam pengembangan sektor pariwisata di Maluku.
Ia menegaskan, sektor pariwisata menjadi salah satu pilar utama pembangunan di Maluku ke depan. Oleh karena itu, semua pihak diharapkan dapat berkontribusi secara aktif dan mencintai Maluku dengan ketulusan.
Event seperti Wedding Exhibition dinilai mampu: Mendorong pertumbuhan UMKM, Membuka lapangan kerja, Meningkatkan daya tarik destinasi, Menggerakkan ekonomi lokal, Ajak Masyarakat Manfaatkan Promo
Melalui kegiatan ini, masyarakat Ambon dan sekitarnya diundang untuk memanfaatkan berbagai promo menarik yang tersedia selama acara berlangsung.
Dengan konsep yang lebih modern, promo besar, serta dukungan pemerintah, Wedding Exhibition ini diharapkan menjadi referensi utama bagi pasangan yang sedang merencanakan pernikahan maupun event lainnya di Kota Ambon. (PT)










