Home / Economy

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:06 WIB

OJK Maluku Luncurkan GERAK Syariah untuk Literasi Keuangan

AMBON, PT- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku terus berupaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di masyarakat melalui berbagai program edukasi dan sosialisasi.

“Masih diperlukan berbagai upaya dari berbagai pihak untuk mendorong masyarakat agar tidak hanya memahami keuangan syariah, tetapi juga menggunakan produk dan layanan yang tersedia,” kata Kepala Sub Bagian Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen serta Layanan Manajemen Strategis OJK Maluku, Novian Suhardi, mengatakan bahwa

Menurutnya, berdasarkan data nasional, tingkat literasi keuangan syariah sudah cukup baik, namun tingkat inklusinya masih relatif rendah.

“Secara umum masyarakat sebenarnya sudah memiliki pemahaman, pengetahuan, maupun keterampilan terkait keuangan syariah. Namun yang menjadi tantangan adalah bagaimana mendorong masyarakat agar lebih yakin dan mulai menggunakan produk serta layanan keuangan syariah,” kata Novian Suhardi.

Baca Juga  KAJATI MALUKU  LANTIK ASPIDUM KEJATI MALUKU DAN KAJARI MALUKU TENGGARA

Ia menjelaskan, tingkat inklusi keuangan syariah secara nasional masih berada di kisaran 13 persen, sehingga diperlukan berbagai strategi edukasi untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri keuangan syariah.

Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan bersama berbagai lembaga keuangan syariah terus menjalankan program edukasi melalui gerakan nasional yang dikenal sebagai GERAK Syariah.

Program ini menghadirkan berbagai kegiatan edukasi seperti kajian, diskusi, serta sosialisasi terkait produk dan layanan keuangan syariah kepada masyarakat.

“Melalui GERAK Syariah, kami melakukan edukasi kepada berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pelajar, santri di pesantren, hingga kelompok ibu rumah tangga,” jelasnya.

Kegiatan edukasi tersebut antara lain dilakukan melalui kunjungan ke sekolah dan pesantren, diskusi keuangan syariah, serta berbagai program literasi keuangan yang menyasar komunitas masyarakat.

Selain itu, OJK juga memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi dan konten edukatif terkait industri keuangan syariah agar lebih mudah dipahami oleh masyarakat luas.

Baca Juga  Rekomendasi Perubahan Pergub Maluku No. 1 Tahun 2012, Feninlambir:  Standar Kompensasi Kayu & Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

Tidak hanya edukasi, berbagai kegiatan kompetisi dan sosialisasi juga digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat penggunaan produk keuangan syariah.

Menurut Novian, pendekatan tersebut juga disesuaikan dengan karakteristik budaya masyarakat di Maluku sehingga pesan edukasi dapat lebih mudah diterima oleh masyarakat.

“Melalui berbagai program ini, kami berharap masyarakat semakin mengenal industri keuangan syariah dan memiliki kepercayaan untuk menggunakan produk serta layanan keuangan syariah dalam aktivitas ekonomi mereka,” ujarnya.

OJK juga terus berkolaborasi dengan berbagai lembaga keuangan seperti Pegadaian Syariah dan perbankan syariah untuk memperluas jangkauan literasi serta akses layanan keuangan syariah di berbagai wilayah di Maluku. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Pembiayaan Syariah Maluku Tumbuh 20,54%

Economy

Telkomsel Sampaikan Penurunan Kualitas Layanan Data Nasional, Tim Teknis Dikerahkan Penuh

Economy

Perbaikan SKKL SMPCS Ruas Namlea–BU6 Tuntas, Layanan Internet Kembali Normal

Economy

Dorong Transportasi Publik yang Berkeselamatan, Jasa Raharja Lakukan Kunjungan Kerja 

Economy

Zest Ambon Gelar Kegiatan CSR Berbagi Takjil di Pasar Mardika Ambon

Economy

Pertumbuhan Investor di Indonesia Meningkat 22% pada 2024, Maluku Alami Lonjakan 40%

Economy

Pertamina Pastikan Harga Avtur di Indonesia Telah Sesuai Regulasi Pemerintah

Economy

TPAKD KOTA AMBON PERKUAT SINERGI INKLUSI KEUANGAN DAERAH DALAM RAPAT PLENO TAHUN 2025