Home / Kota Ambon

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:59 WIB

Launching Program Tenun.in di Ambon, Pemkot Dorong Kain Tenun Jadi Branding Maluku

Oplus_131072

Oplus_131072

Ambon, PT – Pemerintah Kota Ambon melalui Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, resmi melaunching Program Pemberdayaan Tenun.in di Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Rabu (4/3/2026).

Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam melestarikan warisan budaya sekaligus mendorong kain tenun sebagai branding unggulan Provinsi Maluku.

Ia menyampaikan, selama ini pengrajin kain tenun identik dengan perempuan berusia 40 hingga 50 tahun. Namun, pada saat peluncuran program, terlihat anak-anak tingkat SD dan SMP juga memiliki minat belajar menenun.

“Tenun sudah menjadi bagian dari masyarakat Tanimbar dan bahkan menjadi ikon daerah tersebut,” ujarnya.

Ia berharap, ke depan tidak hanya masyarakat Tanimbar yang mengembangkan tenun, tetapi juga masyarakat Pulau Ambon sehingga bisa menjadi identitas atau branding Maluku secara luas.

Baca Juga  Angka Kelulusan SMP Negeri 28 Malteng Tahun Ajaran 2024/2025 Capai 98,33 Persen

Ia menegaskan, pentingnya dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam membina generasi muda agar keterampilan menenun tetap berkelanjutan.

“Warisan budaya ini jangan sampai hilang. Anak-anak harus dibina agar tradisi tenun tetap hidup,” tegasnya.

Sementara itu, CEO Tenun.in, Anggara Sutisna, menjelaskan bahwa Tenun.in telah berjalan sejak 2018 hingga 2026.

Pada lima tahun pertama, Tenun.in memulai pemberdayaan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak hanya memproduksi kain tenun tradisional, tetapi juga mengembangkan produk turunan seperti: Fashion berbahan tenun, Aksesori, Produk kreatif bernilai tambah.

Tujuannya agar tenun mampu menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional.

“Kami berharap kolaborasi dari berbagai pihak dapat mempercepat akses tenun menuju pasar global,” ujarnya.

Baca Juga  Hujan Dan Angin Kencang, Raja Negeri Batu Merah Himbau Warga untuk Waspada

Program Tenun.in di Ambon merupakan hasil kolaborasi antara: PT Sarana Multi Infrastruktur sebagai pendonor program CSR, Yayasan Insan Bumi Mandiri sebagai pelaksana program.

Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata dukungan sektor swasta terhadap pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi kreatif di Maluku.

Dengan peluncuran Program Tenun.in di Kota Ambon, Pemerintah Kota berharap kain tenun tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga penggerak ekonomi kreatif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Jika pembinaan generasi muda berjalan konsisten, bukan tidak mungkin kain tenun Maluku akan menjadi branding daerah yang dikenal hingga tingkat nasional maupun internasional. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Walikota Ambon: Dalam Keterbatasan, Pemkot Tetap Berkomitmen Memberikan Pelayanan Terbaik

Kota Ambon

Jasa Raharja, Korlantas POLRI, dan Akademisi UGM Bahas Penguatan Jaminan Perlindungan Korban Kecelakaan Lalu Lintas Jalan dan Angkutan Jalan

Economy

Koperasi Merah Putih Resmi Berdiri di Desa Wayame, Menur : Fokus Kembangkan Ekonomi Lokal Berbasis Pertanian

Kota Ambon

Kontribusi Bagi Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan, Jasa Raharja Raih Penghargaan

Kota Ambon

Rakernas APEKSI XVIII Dibuka, Wamenko Pangan: Kota Tangguh Jadi Kunci Hadapi Tantangan Pembangunan Masa Depan

DPRD Kota Ambon

Pemerintah Kota Ambon Fasilitasi Proses Penetapan Raja di Enam Negeri

Kota Ambon

Peringati HUT ke-451 Kota Ambon, Wali Kota  Ajak Warga Wujudkan Ambon Bersih

Kota Ambon

SADALI HADIRI RAPAT PARIPURNA PENGUMUMAN PENETAPAN PASLON GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR MALUKU