Home / DPRD Maluku

Senin, 9 Februari 2026 - 23:27 WIB

Puluhan Sopir Dump Truck Protes Penutupan Galian C di DPRD Maluku, Tolak Kebijakan Pemprov

Oplus_131072

Oplus_131072

Ambon, PT- Puluhan sopir dump truck menggelar aksi protes di kantor DPRD Provinsi Maluku, Senin (9/2/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan pemerintah yang menutup aktivitas tambang Galian C di sejumlah lokasi di Kota Ambon.

Para sopir menilai penutupan tambang Galian C berdampak langsung terhadap mata pencaharian mereka. Oleh karena itu, mereka mendatangi gedung DPRD Maluku untuk menyampaikan aspirasi sekaligus meminta solusi dari para wakil rakyat.

Koordinator aksi, Kuba Boinauw, dalam orasinya menegaskan bahwa kebijakan penutupan seluruh tambang Galian C di Kota Ambon telah menyebabkan para sopir dump truck kehilangan sumber penghasilan.

“Penutupan semua tambang yang ada di Kota Ambon sangat merugikan sopir dump truck. Ini soal kehidupan, soal perut, karena kami tidak bisa lagi beroperasi,” tegas Kuba di hadapan anggota DPRD Maluku.

Baca Juga  Peningkatan Kapasitas Kepala Sekolah SMA, Tuarita: Bagian dari Peningkatan Kualitas dan Mutu Pendidikan di Maluku

Menurutnya, dampak penutupan tambang Galian C tidak hanya dirasakan oleh sopir dump truck, tetapi juga berimbas pada sektor lain, khususnya para pekerja bangunan yang bergantung pada pasokan material pasir dan batu.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh salah satu sopir peserta aksi. Ia menyebutkan bahwa kebijakan tersebut turut menghambat aktivitas para tukang bangunan di Kota Ambon.

“Karena itu, kami menolak penutupan Galian C,” ujarnya singkat.

Menanggapi aspirasi para sopir, Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Richard Rahakbauw, menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti tuntutan tersebut. Namun, ia menjelaskan bahwa pembahasan belum dapat dilakukan dalam waktu dekat karena seluruh anggota DPRD Maluku sedang melaksanakan agenda pengawasan ke kabupaten dan kota.

Baca Juga  Komisi II Pastikan Ketersediaan BBM di Daerah Kepulauan

“Setelah teman-teman anggota DPRD selesai melakukan pengawasan di kabupaten/kota, kami akan memanggil pihak-pihak terkait untuk membahas persoalan ini,” kata Rahakbauw.

DPRD Provinsi Maluku berjanji akan memfasilitasi pertemuan antara pemerintah daerah dan para sopir dump truck guna mencari solusi terbaik, agar kebijakan penutupan tambang Galian C tidak merugikan masyarakat kecil dan pelaku usaha yang terdampak. (PT)

Share :

Baca Juga

DPRD Maluku

Soal Revitalisasi SMA Negeri 29 SBB yang Telah Masuk Ranah Hukum, Rimaniar: Jangan Mengadu Domba Sesama Komisi IV DPRD Maluku

DPRD Maluku

DPRD Maluku Soroti Dugaan Kebohongan PT BKP- BTR soal Tenaga Kerja Lokal

DPRD Maluku

DPRD Maluku Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024

DPRD Maluku

Rutasouw Fokus Tingkatkan Ekonomi Masyarakat SBB Lewat Hasil Reses

DPRD Maluku

Bulog Siap Penuhi Kebutuhan Pangan Jelang Idul Fitri, Sahertian: Petani Lokal Dapat Kepastian Harga

DPRD Maluku

DPRD Maluku Siapkan Ruang Khusus untuk Badan Kehormatan, Jaga Etika dan Integritas Lembaga

DPRD Maluku

Dorong Prestasi Atlet Menuju PON 2028, DPRD Maluku Dukung Kejuaraan Pencak Silat Gubernur Cup III

DPRD Maluku

DPRD Maluku Bahas Harga Tanah Blok Masela, Masyarakat Minta Keadilan