Home / Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:14 WIB

Soal Perubahan Bentuk IAKN Menjadi UKN, Menteri: Persyaratan Pokok Sudah Selesai, Akan Dilanjutkan

AMBON, PT – Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, MA menegaskan bahwa perubahan bentuk Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon menjadi Universitas Kristen Negeri (UKN) Ambon akan segera dilanjutkan, setelah seluruh persyaratan pokok dinyatakan rampung.

“Kalau persyaratan pokoknya sudah diselesaikan, saya sendiri yang akan mengubah bentuknya. IAKN Ambon akan dikembangkan menjadi UKN Ambon,” ujar Menteri Agama kepada wartawan, usai memberikan kuliah umum di Universitas Islam Negeri (UIN) A.M. Sangadji Ambon, Sabtu (16/1/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian kunjungan Menteri Agama ke Ambon, yang juga diisi dengan penanaman anakan pohon cengkih di lingkungan Kampus UIN A.M. Sangadji Ambon.

Menurut Menteri, pekerjaan rumah ke depan adalah memastikan seluruh kriteria pokok yang ditetapkan pemerintah benar-benar terpenuhi. Penentuan bentuk perguruan tinggi, baik institut maupun universitas, harus dilakukan secara proporsional dan mempertimbangkan keunggulan masing-masing daerah.

Baca Juga  Nikijuluw Tegaskan PDIP Kota Ambon Fokus Perkuat Struktur dan Menangkan Pemilu 2029

“Setiap daerah punya kelebihan. Ambon dan Maluku memiliki ciri khas tersendiri. Kita lihat pengalaman peningkatan status UIN, prestasinya meningkat luar biasa,” jelasnya.

Kunjungan ke Banda
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama juga menceritakan kunjungannya ke Banda, Kabupaten Maluku Tengah, pada pagi hari sebelum tiba di Ambon.

“Hampir seratus persen bangunan historis di Banda sudah rampung. Di tempat lain biasanya hanya satu dua bangunan, tapi di Banda semuanya terlihat selesai,” ungkapnya.
Ia menilai Banda sebagai gudang sejarah nasional yang sangat unik dan perlu mendapat perhatian khusus pemerintah pusat.

Baca Juga  UNPATTI Teken MoU dengan INPEX Scholarship Foundation, Buka Peluang Beasiswa dan Pertukaran Mahasiswa ke Jepang

“Di Banda ada jejak Bung Hatta, Bung Sjahrir, dan Bung Cipto. Ini tokoh-tokoh nasional yang luar biasa,” ujarnya.
Menteri Agama juga mengapresiasi kerukunan umat beragama di Ambon dan Maluku secara umum. Ia menyebut toleransi antarumat beragama di daerah ini sangat kuat dan terpatri dalam kehidupan masyarakat.

“Saya melihat dan menyaksikan sendiri toleransi antaragama di Ambon sangat luar biasa. Kota Ambon layak dijadikan laboratorium kerukunan di Indonesia,” tegasnya.

Ia berharap semangat toleransi dan kerja sama antarumat beragama di Ambon terus ditingkatkan ke depan demi memperkuat persatuan dan kehidupan berbangsa. (**)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

HUT RI ke-81, SMP Negeri 19 Ambon Dorong Siswa Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

Pendidikan

Disdik Ambon Larang Sekolah Pungut Uang Pembelian Seragam 

Kota Ambon

Dorong 100% Partisipasi TKN April 2026, Wacana Integrasi AN dan TKA Dikaji

Pendidikan

Dinas Pendidikan Apresiasi Pengembangan Sekolah Berbasis Karakter dan Kreativitas di Kota Ambon

Kota Ambon

Tasso :  Mediasi Konflik SD Negeri 90 Wayame, Tekankan Komunikasi dan Penyelesaian Internal

Kab. Seram Bagian Barat

BPD Maluku Malut dan GAMKI Maluku Kolaborasi Dorong Literasi Keuangan dan Inklusi

Pendidikan

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pertahanan, Rektor Unpati Terima Kunker Komandan Kodaeral

Pendidikan

Gubernur Maluku Buka Sampul Ujian Sekolah di SMA Negeri 2 Ambon, Tekankan Integritas dan Peningkatan Mutu Pendidikan