Home / Economy

Kamis, 27 November 2025 - 08:59 WIB

OJK & BPS Siapkan SNLKI 2026 di Papua Barat & Papua Barat Daya

Oplus_131072

Oplus_131072

Sorong, PT-  Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat menggelar kegiatan Pelatihan Petugas Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2026 bertempat di Aston Sorong Hotel & Conference Center.

Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk melaksanakan SNLIK di Provinsi Papua Barat dan Provinsi Papua Barat Daya.

Sejak tahun 2024, SNLIK dilaksanakan OJK bekerja sama dengan BPS, untuk menghasilkan nilai estimasi pada level nasional. SNLIK akan diselenggarakan di 120 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi di Indonesia dengan jumlah responden mencapai 10.800 responden yang akan dilaksanakan pada periode Januari – Februari 2026.

Pelaksanaan SNLIK bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat literasi dan inklusi keuangan di Indonesia; (2) evaluasi program literasi dan inklusi keuangan; dan (3) bahan perencanaan program literasi dan inklusi keuangan pada tahun berikutnya.

Baca Juga  DPRD Maluku Resmi Tetapkan Perubahan AKD Fraksi PDI Perjuangan, Ini Daftar Lengkapnya

Kepala OJK Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya, Budi Rahman dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, Keuangan Daerah, dan Layanan Manajemen Strategis, Ferdian Ario menyampaikan pelatihan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi petugas terhadap pemahaman konsep dan definisi operasional dari variabel-variabel yang ditanyakan dalam survei.

“Dalam Undang-Undang No. 59 tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), sektor keuangan menjadi salah satu dari 45 indikator utama pembangunan. Sektor keuangan diarahkan menjadi sumber pembiayaan yang dalam, inovatif, efisien, stabil, dan inklusif. Inklusi keuangan menjadi salah satu indikator utama pembangunan dalam RPJPN 2025-2045 yaitu dengan target sebesar 98%. Oleh karena itu juga, dilaksanakan SNLIK setiap tahun” Kata Ferdian.

Baca Juga  WASPADA RABIES, PEMKOT AMBON KELUARKAN HIMBAUAN

Kepala BPS Provinsi Papua Barat Ir. Merry M.P., dalam sambutannya menyampaikan pesan agar petugas lapangan memahami kuesioner, buku pedoman, dan showcard yang menjadi panduan, sehingga pertanyaan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh responden dan jawabannya akan memberikan informasi yang utuh dan mencerminkan kondisi sebenarnya.

Pada kesempatan tersebut, Merry juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang terjalin antara OJK dan BPS sehingga kualitas data dapat terjaga dengan baik dan memberikan gambaran kepada masyarakat tentang kondisi literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Nikmati Pengalaman Menginap Mewah dengan Harga Terbaik di Swiss-Belhotel Ambon

Economy

OJK Maluku – Pemkot Ambon Gelar Festival Kreasi Inklusi Maluku 2025

Economy

Inflasi Maluku Maret 2025 Meningkat Usai Berakhirnya Diskon Listrik

Economy

Latif : Pentingnya Generasi Muda Ambon Belanja Bijak Berbasis Nilai Religius

Economy

Pertamina Apresiasi Pengawasan Subsidi di Jayapura dan Manokwari

Economy

Jasa Raharja Dorong Konsistensi Layanan Publik dan Edukasi Keselamatan Berkualitas di Samsat Kota Semarang

Economy

Edukasi Pangan Lokal: Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Perkenalkan Sagu kepada Murid PAUD Darling

Economy

Raih Banyak Capaian, Bandara Pattimura Ambon Terus Lakukan Perubahan