Home / Economy

Rabu, 1 Oktober 2025 - 15:22 WIB

Dukung Asta Cita Swasembada Pangan, Pertamina Patra Regional Papua Maluku Penuhi Kebutuhan BBM Subsidi Bagi Petani di Merauke

Merauke, PT-  Upaya pemerataan ketahanan dan swasembada pangan kini hadir untuk memenuhi kebutuhan di timur Indonesia khususnya Papua Selatan. Dimulai sejak tahun 2024 dengan target mencapai 1 juta hektar lahan pertanian, Food Estate Merauke menjadi salah satu Program Strategis Nasional (PSN) pemerintah dan Asta Cita Presiden.

Program ini dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembukaan lahan, pengolahan lahan, hingga produksi hasil pertanian, sehingga dalam pelaksanaannya ratusan alat dan mesin pertanian juga didatangkan untuk memastikan kelancaran program. Untuk memudahkan petani menjalankan traktor dan alat pertaniannya, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menyalurkan langsung BBM bersubsidi yang terjangkau bagi petani, dengan menggandeng langsung Dinas Pertanian.

“Supaya BBM bersubsidi ini benar-benar membantu masyarakat khususnya petani, kami menggunakan data rekomendasi dan barcode Xstar yang dikeluarkan oleh Dinas Pertanian. Melalui barcode tersebut, kami bisa lebih cepat memastikan bahwa petani mana saja yang membutuhkan BBM bersubsidi untuk mendukung Food Estate Merauke,” terang Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo.

Baca Juga  Tingkatkan Pelayanan, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Gandeng Pemerintah Lakukan Pengecekan di SPBU Sentani

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku lanjut Awan, juga telah mengatur ada 10 SPBU yang disiapkan untuk melayani petani dengan rekomendasi dan barcode Xstar dalam menggarap oplah awal 60 ribu hektar lahan pertanian. Seiring dengan cepatnya pengolahan lahan, direncanakan penambahan target 5 sampai 6 ribu hektar, dan untuk mengimbangi ini, sedang dikaji tambahan 3 SPBU untuk melayani tambahan kebutuhan BBM petani.

“Kami diberi amanah menyalurkan BBM bersubsidi yang terjangkau bagi petani untuk memudahkan mereka dalam memastikan cita-cita swasembada pangan bisa terpenuhi. Dengan bantuan Dinas Pertanian dan dengan penunjukkan langsung SPBU khusus untuk melayani petani, kami harap tidak ada lagi kendala penyaluram BBM bersubsidi bagi alat pertanian di Merauke,” tukas Awan.

Baca Juga  OJK Maluku, IAKN dan Pemkot Ambon Gelar Music Fiesta dan Pameran Pendidikan

Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari yang menjadi penanggung jawab program swasembada pangan Provinsi Papua Selatan, Dr. Oeng Anwarudin S. Pt., M. Si. mengatakan, Xstar merupakan aplikasi yang dikeluarkan BPH Migas dengan tujuan untuk memudahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menerbitkan surat rekomendasi yang akan digunakan masyarakat berhak, seperti nelayan, UMKM, termasuk petani agar betul-betul mendapatkan akses BBM terjangkau.

“Pelayanan semua sudah berbasis aplikasi, dalam surat rekomenasi yang diterbitkan tersebut sudah dilengkapi barcode yang kemudian scan di SPBU, setelah discan akan terverifikasi dan menunjukkan jumlah kuota yang bisa dibeli kemudian langsung dilayani. Jadi harapannya memang selain pemenuhan BBM bersubsidi yang harganya terjangkau bagi petani, kuota juga bisa dijaga dengan transparan,” tutup Oeng. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Dorong Distribusi Energi Andal, Pertamina Patra Niaga Jalin Sinergi dengan Polda Maluku Utara

Economy

OJK MALUKU BERSAMA INDUSTRI JASA KEUANGAN DAN MASYARAKAT  TANAM HARAPAN MELALUI GERAKAN BETA TANAM

Economy

Indosat Ooredoo Hutchison Catatkan Kinerja Unggul di 2024, Laba Bersih Tumbuh 38,1% dan Peningkatan EBITDA 10,2%

Economy

Hotel Santika Premiere Ambon Semarakkan HUT ke-451 Kota Ambon Lewat Musik dan Goyang Wayase Bersama Tamu 

Economy

SBAM Life Festive Ke- 2 Hadir di Ambon: Workout, Pound, dan Hiburan Seru dalam Satu Event

Economy

Pertamina dan BPBD Perkuat Sekolah Siaga Bencana di Ternate

Economy

Jasa Raharja Pastikan Santunan Korban Kecelakaan Disalurkan Cepat dan Tepat Sasaran Selama Nataru 2025–2026

Economy

MANFAATKAN POTENSI WILAYAH PESISIR, LEWERISSA BUKA GRAND FINAL TURNAMEN PERDANA SURFING “LAWE KOKOHU” LATU 2025