AMBON, PT. Dugaan korupsi keuangan negara dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) SMA Negeri 3 Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku, tahun anggaran 2023 dan 2024, yang dikelola sendiri oleh Kepala Sekolah ( Kepsek ), Wehelmine Tomtala,semakin terang.
Pasalnya, masyarakat maupun guru dan Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, mengungkapkan bahwa pengelolaan dana BOS pada sekolah tersebut dikelola sendiri oleh Kepsek, dengan demikian dugaan korupsi sebagian dari anggaran RP 1, 3 miliar sejak tahun anggaran 2023 dan 2024 di sekolah tersebut, semakin terang penyalahgunaannya.
Penyalahgunaan keuangan negara dana BOS SMAN 3 SBB yang dilakukan Kepsek semakin jelas dari pernyataan guru, Nelson di sekolah tersebut maupun salah satu staf pada dinas pendidikan Provinsi Maluku, ibu Latumakulita dan masyarakat, hingga berujung pada proses hukum oleh Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Seram Bagian Barat diawal Januari 2025, sebagaimana diberitakan melalui media ini,pekan lalu.
Sementara keterangan Kepsek, Wehelmine Tomtala terkait klarifikasi tentang pemberitaan dana BOS dan demonstrasi siswa maupun pernyataan guru, Nelson tentang dana BOS, tidak diklarifikasi Kepsek terkait dugaan korupsi dana BOS tahun anggaran 2023 dan 2024, padahal mereka menyampaikan secara terbuka didepan umum soalpengelolaan dana BOS yang ditangani sendiri Kepsek terkesan amburadul.
“ Ini membuktikan bahwa Kepsek tidak bisa bertanggung jawab atas perbuatan penyalahgunaan dana BOS tahun 2023 dan 2024 di sekolahnya,” kesal mereka
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, James Leiwakabessy ketika dikonfirmasi wartawan, berdalih dan sengaja menghindar, padahal Dia pernah menyatakan melalui media ini bahwa, kalau ada terdapat penyalahgunaan dana BOS tersebut, harus ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Ironisnya, ketika dikonfirmasi ia sengaja menghindar, berselang waktu kurang lebih satu jam, ia menyuruh sekretaris pribadi menyampaikan ke wartawan untuk ketemu Sekretaris Dinas Pendidikan, J.N Joisangadji,S.Pi.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, J.N.Joisangadji ketika dikonfirmasi, lagi sibuk menyiapkan administrasi dokumen pekerjaan fisik pembangunan prasarana pendidikan.
“ Pak Sek lagi siapkan administrasi dokumen untu Evaluasi KPK, sehingga tidak bisa diganggu,” ucap staf pada sekretariat Dinas Pendidikan di ruang kerjanya, Rabu ( 24/9/2025). (PT)










