Home / Kota Ambon

Jumat, 3 Oktober 2025 - 15:21 WIB

Walikota Ambon Tegur Camat, Lurah, dan Raja yang Lalai Hadiri Program Jumpa Rakyat

oplus_0

oplus_0

Ambon, PT- Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, menegur keras para camat, lurah, kepala desa, dan raja di wilayah Kota Ambon karena dinilai lalai dalam melaksanakan Program Jumpa Rakyat Desa, Jumat (3/10/2025).

Program yang dirancang untuk menyerap aspirasi masyarakat desa itu justru sepi kehadiran para pimpinan wilayah. Bahkan, dalam kegiatan hari ini tidak terlihat satu pun camat, lurah, kepala desa, maupun raja yang hadir.

“Saya merasa kecewa. Kalau hanya dua jam saja jumpa rakyat di desa tidak bisa dilakukan, lalu bagaimana kita bisa tahu persoalan masyarakat?” tegasnya.

Baca Juga  Wattimena Siap Wujudkan Program Unggulan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Menurutnya, banyak persoalan masyarakat seperti sengketa antar tetangga, masalah lahan, hingga bangunan, sebenarnya dapat diselesaikan di tingkat kecamatan atau desa melalui forum tatap muka rutin.

Namun karena program Jumpa Rakyat Desa jarang dilaksanakan, masalah justru menumpuk di Pemerintah Kota Ambon. Padahal, kata Walikota, perangkat pemerintahan tingkat bawah memiliki kewajiban untuk menjadi jembatan komunikasi antara warga dan pemerintah.

“Pemerintah kota tidak bisa serta-merta menindak persoalan pribadi warga jika tidak ada ruang komunikasi yang difasilitasi oleh pimpinan wilayah. Mediasi awal tetap harus dilakukan di tingkat camat, lurah, kades, dan raja,” tambahnya.

Baca Juga  Pertamina Tegaskan Pendaftaran QR Code BBM Subsidi Gratis Sesuai Peruntukan

Ia menegaskan bahwa Program Walikota Jumpa Rakyat bukan sekadar formalitas. Program ini adalah wadah penting untuk mendengar keluhan warga, mencari solusi, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Untuk itu, ia meminta seluruh pimpinan wilayah, tanpa terkecuali, segera melaksanakan pertemuan rutin bersama masyarakat di lingkungan masing-masing.

“Camat, lurah, kepala desa, dan raja harus hadir di tengah warganya. Jangan biarkan masalah kecil membesar hanya karena tidak ada komunikasi,” tutupnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Kota Ambon

Dinas PU Kota Ambon Dinilai Lambat Tangani Masalah Talud di Kampung Kolam Hative Kecil

Kota Ambon

Toisuta : Perda Kawasan Tanpa Rokok Wujud Komitmen Kota Sehat dan Berkeadilan

Kota Ambon

Berbagai Kegiatan Meriahkan HUT ke-450 Kota Ambon, Ini Jadwal Lengkapnya

Kota Ambon

Soal Blokir Anggaran, Bendahara Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Perlu Diganti

Kota Ambon

PVL On the Spot di PuskesmasTulehu Hasilkan 22 Akses Masyarakat

Kota Ambon

Wattimena : Posyandu Kunci Pencegahan Stunting 

Kota Ambon

Wali Kota Dukung Penuh SoG Diikutkan Dalam Anugerah Kebudayaan PWI 

Kota Ambon

Pemerintah Kota Ambon Buka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama