Home / Uncategorized

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:54 WIB

Wali Kota Ambon Dorong RPJMD 2025–2029 Jadi Pondasi Menuju Ambon Manise, Inklusif, Toleran, dan Berkelanjutan

Ambon, PT- Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan pentingnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Ambon 2025–2029 sebagai pondasi awal menuju visi besar Indonesia Emas 2045. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang berlangsung di Ballroom Hotel Santika Ambon, Kamis 31 Juli 2025.

RPJMD 2025–2029 disebut sebagai fase strategis pertama dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Ambon 2025–2045. Wali Kota menekankan bahwa perencanaan ini bukan sekadar dokumen administratif, tetapi harus menjadi arah pembangunan yang nyata dan bisa diimplementasikan.

RPJMD kali ini mengusung visi besar: “Ambon Manise yang Inklusif, Toleran, dan Berkelanjutan.” Visi ini dijabarkan ke dalam empat misi utama, yakni:

1. Mewujudkan Ambon Manise
Kota dengan masyarakat ramah, bersahabat, dan penuh senyum, serta aman, nyaman, indah, dan sehat.

Baca Juga  Yasarini Pengurus Cabang Lanud Pattimura Gelar Acara Syukuran HUT ke-37 Yayasan Ardhya Garini

2. Mewujudkan Ambon Inklusif
Menjamin akses dan kesetaraan bagi semua kalangan, termasuk kaum disabilitas dan kelompok rentan lainnya.

3. Mewujudkan Ambon Toleran
Menjaga hubungan sosial dan kerukunan antarwarga di tengah keberagaman budaya dan agama.

4. Mewujudkan Ambon Berkelanjutan
Membangun dengan prinsip keberlanjutan agar hasil pembangunan hari ini dapat dirasakan oleh generasi mendatang.

Wattimena menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah wajib memahami visi, misi, serta 17 program prioritas yang dirumuskan. Program ini harus menjadi dasar kerja di tiap instansi guna memastikan pembangunan berjalan terarah dan dapat dievaluasi.

“RPJMD ini bukan soal kata-kata manis, tetapi harus bisa diimplementasikan dan menjawab kebutuhan nyata masyarakat,” ujar Wali Kota.

Untuk memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, Pemkot Ambon juga telah meluncurkan program “Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jumpa Rakyat” yang dilaksanakan setiap hari Jumat. Dalam waktu dekat, program serupa akan diwajibkan untuk dilaksanakan oleh raja, lurah, dan kepala desa di wilayah masing-masing.

Baca Juga  Tokoh Adat Kabupaten Asmat Terima Bantuan Motor Listrik, Modal Usaha, dan Rehab Rumah Layak Huni

“Kami ingin agar masalah-masalah di tingkat desa dan kelurahan tidak harus selalu naik ke kota, tapi bisa diselesaikan langsung di tingkat bawah,” ungkap Wattimena.

RPJMD ini diharapkan menjadi dokumen strategis yang mudah dipahami, mudah dijalankan, dan dapat dievaluasi secara berkala. Target akhirnya adalah keberhasilan pembangunan yang dapat diukur secara konkret pada akhir masa jabatan di tahun 2029.

Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat, perangkat daerah, dan tim ahli untuk memberikan masukan konstruktif demi penyempurnaan RPJMD Kota Ambon 2025–2029. (PT)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Puskesmas Karpan Wakili Maluku Pada Lomba Video Aplikasi Mobile JKN

Uncategorized

Jelang Sidang ke-39, Sinode GPM Tetapkan Logo Baru dan Maknanya

Uncategorized

KUNKER KE MALUKU MENTERI PPN/BAPPENAS SERAHKAN DOKUMEN MASTERPLAN PENGEMBANGAN & PENATAAN KAWASAN BANDA NEIRA 

Uncategorized

RUU Daerah Kepulauan Masuk Prolegnas 2026, Hendrik Lewerissa Gerak Cepat Perkuat Koalisi 10 Provinsi

Uncategorized

Frida Rayman Terpilih Aklamasi Pimpin FJPI Maluku

Uncategorized

Capai 100 Persen di Tahap Pertama, Honipopu Gelar Vaksin Polio Tahap Kedua

Uncategorized

RS Siloam dan Pemkot Ambon Gelar Skrining Kanker Payudara Gratis untuk 1.000 Warga

Uncategorized

Dishub Ambon Imbau Warga Taat Rambu dan Marka Jalan